Corona di Indonesia
Sejumlah Rumah Sakit Laporkan Kenaikan Kasus Covid-19, Doni Monardo Tinjau RSDC Wisma Atlet
Lia mengatakan, provinsi dengan kenaikan kasus di atas 50 persen adalah Provinsi Aceh dan Sulawesi Barat.
Menurut Doni, perlu kerja keras untuk mengurangi jumlah pasien yang dirawat dengan berbagai cara.
Satu di antaranya dengan mematuhi protokol kesehatan dan melakukan karantina mandiri selama 5x24 jam bagi mereka yang melakukan perjalanan.
"Kita semua harus bekerja keras untuk mengurangi jumlah pasien yang dirawat untuk antisipasi lonjakan kasus" kata Doni.
"Salah satunya dengan mematuhi protokol kesehatan dan melakukan karantina mandiri usai melakukan perjalanan" tambahnya.
Tinjauan Doni ke RS Darurat Wisma Atlet menjadi penting karena berkaca dari tahun sebelumnya, angka kasus Covid-19 mengalami kenaikan yang cukup signifikan pasca libur lebaran.
Apalagi masih ada masyarakat yang nekat mudik meskipun secara resmi pemerintah sudah mengeluarkan larangan.
Menurutnya, tren kenaikan jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit akan bertambah setiap akhir libur lebaran. Ketika pasien di rumah sakit bertambah, maka akan diikuti dengan angka kematian yang cukup tinggi.
Hal ini akan berdampak kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Dokter yang merawatnya.
Dalam kunjungannnya tersebut, Doni memastikan jumlah tenaga medis cukup untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19.
Sementara itu untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 pasca lebaran Idul Fitri , Doni mengimbau para perangkat pemerintah setempat melakukan mikro lockdown, apabila terdapat lebih dari lima rumah dalam satu Rukun Tetangga (RT) yang terjangkit Covid-19.
"Strategi lainnya adalah apabila terdapat 5 rumah dalam 1 RT positif covid, maka Posko PPKM mikro di tingkat kelurahan berinisiatif melakukan mikro lockdown," kata Doni.
Selain itu Doni mengimbau petugas baik pusat maupun daerah untuk mengantisipasi terjadinya gelombang kedua mudik lebaran.
Swab Acak
Polda Metro Jaya melaksanakan tes swab antigen secara acak kepada pemudik yang masuk ke wilayah DKI Jakarta.
Tercatat, dari 16 sampai 19 Mei 2021, sudah hampir 200 pemudik yang baru tiba di Jakarta dinyatakan reaktif Covid-19, setelah dilakukan tes swab antigen secara gratis pada 14 titik.