Breaking News:

Wisata 'Lorong Waktu' Dengan Menjelajahi Kawasan Denpasar Heritage di Jalan Gajah Mada

Sebagai salah jalur utama untuk menuju Pasar Badung dan Pasar Kumbasari,  jalanan ini seakan tidak pernah tidur.

Penulis: Harun Ar Rasyid | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / Harun Ar Rasyid
Kawasan Gajah Mada Heritage pada Kamis Pagi 20 Mei 2021 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lalu lalang kendaraan seakan tidak pernah berhenti melewati sepanjang ruas jalan salah satu kawasan terkenal di Kota Denpasar. 

Jalan yang lebarnya sekira 10 meter tersebut mempunyai dua jalur yang seakan terus-menerus melayani para penggunanya.

Toko-toko tua bak menjadi pembatas di sisi jalan. Di atas trotoar pun tidak kalah ramai, banyak orang yang lewat dan berbelanja menambah kesibukan di ruas jalan itu setiap harinya. 

Jalan tersebut dinamakan jalan Gajah Mada, diambil dari nama salah satu Patih terkemuka kerajaan Majapahit.

Pada Kamis Pagi 20 Mei 2021, jalan Gajah Mada terlihat ramai seperti biasanya.

Sebagai salah jalur utama untuk menuju Pasar Badung dan Pasar Kumbasari,  jalanan ini seakan tidak pernah tidur.

Kawasan Gajah Mada sendiri menjadi ikon di kota Denpasar karena unsur-unsur pendukung seperti pertokoan dan bangunan yang mempertahankan corak bangunan kuno.

Hal tersebut seakan menjadikan kawasan ini seperti sebuah lorong waktu ke masa lalu.

Banyak hal yang bisa dilakukan di kawasan jalan Gajah Mada ini.

Diantaranya melakukan tur kecil sembari melihat langsung suasana kehidupan di sekitar jalan Gajah Mada. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved