Breaking News:

Berita Tabanan

Pemilih Baru Bertambah 2.466 Orang Hingga Akhir Mei, KPU Tabanan Gencar Lakukan Pemutakhiran Data

Dari hasil pemuktahiran data yang dilakukan secara kontinyu itu, KPU Tabanan menyatakan ada penambahan pemilih baru hingga dua ribu orang lebih

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Tabanan, saat melakukan penempelan pengumuman data pemilih bulan Mei di Kantor KPU Tabanan, Kamis 27 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan melakukan rekapitulasi dan penempelan pengumuman data pemilih bulan Mei di Kantor KPU Tabanan, Kamis 27 Mei 2021.

Dari hasil pemuktahiran data yang dilakukan secara kontinyu itu, KPU Tabanan menyatakan ada penambahan pemilih baru hingga dua ribu orang lebih.

Terbanyak di dua kecamatan yakni Tabanan dan Kediri.

Menurut data yang diperoleh dari KPU Tabanan, hingga akhir Mei 2021 jumlah pemilih di Kabupaten Tabanan mencapai angka 365.279 pemilih.

Baca juga: Rapat dengan BKPSDM, Komisi I DPRD Tabanan Pastikan Semua Kuota PPPK 2021 Formasi Guru Bisa Terisi

 Jumlah tersebut ada penambahan sebanyak 2.466 pemilih dari DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pilkada 9 Desember 2020 lalu yang berjumlah 362.813 pemilih.

Penambahan tersebut berasal dari adanya pemilih yang berumur 17 tahun pada bulan berjalan, kemudian adanya alih status atau pensiun dari TNI/Polri, adanya pemilih yang pindah datang artinya menjadi penduduk Tabanan, dikurangi dengan jumlah pemilih yang meninggal, pindah ke luar Tabanan atau adanya pemilih yang beralih status menjadi TNI/Polri.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Tabanan, I Ketut Sugina menjelaskan, sesuai undang-undang pemilu nomor 7 tahun 2017, PKPU nomor 2 tahun 2017, PKPU nomor 11 tahun 2018 dan Surat Dinas KPU RI nomor 132 dan 366 tahun 202, maka KPU berkewajiban melakukan pemutakhiran dan memelihara data pemilih secara berkelanjutan dengan memperhatikan data kependudukan sesuai dengan perundang-undangan.

Atas dasar hukum itulah, kata dia, KPU Tabanan secara terus menerus melakukan koordinasi dengan stake holder mulai dari Bawaslu, Disdukcapil, parangkat desa, sekolah dan pimpinan partai politik guna bersama-sama mengawal proses pemutakhiran data pemilih di Kabupaten Tabanan.

"Pasca pilkada 2020 lalu, secara intens kami melakukan koordinasi dengan para stake holder dengan harapan bersama-sama mengawal proses ini, sehingga nantinya Daftar Pemilih yang dihasilkan adalah hasil kerja bersama yang digawangi oleh KPU," kata Sugina, Kamis 27 Mei 2021.

Sugina melanjutkan, setiap bulan pihaknya rutin melakukan rekapitulasi daftar pemilih di Tabanan, yang kemudian dipublikasikan melalui media massa, website resmi KPU Tabanan, media sosial serta dikirimkan langsung kepada stake holder yang ada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved