Berita Bangli

Truk Muatan Besi 20 Ton Kecelakaan di Kintamani Bangli, Alvian Tewas Terhimpit Besi

kejadian itu diakibatkan robohnya penyangga pada bak muatan, sehingga menimpa bagian kepala truk.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Noviana Windri
ist
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Kamis (27/5) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sebuah truk bermuatan besi 20 ton mengalami kecelakaan di Kintamani.

Usut punya usut, kejadian itu diakibatkan robohnya penyangga pada bak muatan, sehingga menimpa bagian kepala truk.

Sang supir pun dikabarkan tewas pada musibah tersebut.

Informasi yang dihimpun, musibah kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Kintamani - Desa Manikliyu, tepatnya di sebelah utara Pasar Tenten, wilayah Desa Kintamani.

Musibah itu terjadi pada hari Kamis 27 Mei 2021 sekitar pukul 05.00 wita.

UPDATE Kecelakaan di Jl. Cok Agung Tresna Denpasar, Polisi Menduga Korban Mengantuk Saat Berkendara

BREAKING NEWS Kecelakaan di Jl. Cok Agung Tresna Denpasar, Seorang Pria Asal Grobogan Tewas

Kasat Lantas Polres Bangli, AKP I Ketut Sukadana mengungkapkan, musibah berawal saat truk berwarna hijau yang dikemudikan Alvian Ali, datang dari arah timur ke barat.

Supir asal Desa Ketutug, Jembrana itu hendak mengantar besi ke proyek Bendungan Sidan di Desa Pausan, Payangan.

"Yang bersangkutan sendirian, tidak mengajak kernet," ujarnya.

Namun sesampainya di TKP dengan kondisi jalan menurun, lanjut AKP Sukadana, penyangga muatan bagian depan truk DK 8511WQ itu roboh.

Hal tersebut menyebabkan besi yang diangkut bergeser kedepan dan menimpa bagian kepala truk

"Sebenarnya untuk mobil tersebut, muatannya sampai 25 ton. Sedangkan yang dia bawa hanya 20 ton. Jadi tidak kelebihan muatan. Hanya saja las-lasan penyangga muatan bagian depan tidak kuat, sehingga besi muatan menimpa kepala truk dan menjepit supir yang ada di dalamnya," jelas dia.

Kasatlantas menambahkan, upaya evakuasi membutuhkan waktu sejam.

Dikarenakan perlu menurunkan muatan terlebih dahulu.

Supir berusia 37 tahun itu juga dibawa ke rumah sakit.

Namun yang bersangkutan telah meninggal dunia.

"Kejadian tersebut juga menyebabkan kerugian materiil sebesar Rp. 10 juta," tandasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved