Breaking News:

Liga Champions

Ini Analisis Usaha The Blues dan Prediksi Manchester City vs Chelsea di Final UCL: Bertahan Total?

Simak prediksi Manchester City vs Chelsea di final Liga Champions 2021 yang laga yang tayang Live SCTV.

Editor: Ady Sucipto
Glyn KIRK / AFP
Pelatih kepala Chelsea di Jerman Thomas Tuchel melakukan selebrasi setelah gelandang Inggris Chelsea Mason Mount (tak terlihat) mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions UEFA antara Chelsea dan Real Madrid di Stamford Bridge di London pada 5 Mei 2021. 

Skema ini jelas bak mencoreng arang di wajah Thomas Tuchel jika digunakan.

Bagaimana tidak, Thomas Tuchel merupakan pelatih dengan visi permainan ofensif dan terbuka.

Pelatih kepala Chelsea asal Jerman Thomas Tuchel (kiri) memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Chelsea melawan Leicester City di Stamford Bridge di London pada 18 Mei 2021. Chelsea memenangkan pertandingan 2-1.
Pelatih kepala Chelsea asal Jerman Thomas Tuchel (kiri) memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Chelsea melawan Leicester City di Stamford Bridge di London pada 18 Mei 2021. Chelsea memenangkan pertandingan 2-1. (PETER CZIBORRA / POOL / AFP)

Baca juga: Siaran Langsung Final Liga Champions 2021: Head to Head Chelsea Unggul Ketimbang Manchester City

Baca juga: Final Liga Champions 2021: Panggung Ketangguhan Dua Bintang Muda Manchester City dan Chelsea Ini

Tidak ada kamus bertahan dalam permainan juru taktik asal Jerman ini.

Dapat dikatakan, pertahanan terbaik bagi Tuchel ada penyerangan itu sendiri.

Dengan pertahanan yang kokoh, Chelsea memiliki kesempatan lebih besr untuk memenangkan pertandingan.

Skema tersebut dapat berbuah manis dengan skongan kecepatan yang dimiliki oleh pemain Chelsea.

Counter-attack menjadi senjata simpanan yang dapat digunakan untuk mengejutkan The Citizens.

Perpaduan pertahanan yang solid dengan serangan balik yang mematikan menjadi bom yang bisa menghancurkan mimpi Manchester City meraih treble winners.

Kecepatan pemain yang dimiliki oleh Timo Werner, Hakim Ziyech, Christian Pulisic hingga Mason Mount bisa menjadi malapetaka bagi The Citziens.

Pep Guardiola berinteraksi dengan Kevin De Bruyne dari  setelah pertandingan Liga Premier antara Sheffield United vs Manchester City di Bramall Lane pada 31 Oktober 2020.
Pep Guardiola berinteraksi dengan Kevin De Bruyne dari setelah pertandingan Liga Premier antara Sheffield United vs Manchester City di Bramall Lane pada 31 Oktober 2020. (AFP/GETTY IMAGES/GETTY IMAGES EUROPE /POOL)

Pola permainan Manchester City sejak awal harusnya sudah bisa ditebak, yakni ball possession.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved