Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pilpres 2024

Pilpres 2024: Anies Baswedan Calon Lawan Kuat Pasangan Prabowo-Puan

Anies Baswedan berpeluang menjadi penantang Prabowo-Puan karena selalu berada di papan atas dari berbagai hasil survei elektabilitas Pilpres 2024

Tayang:
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari memprediksi, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan berhadapan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden 2024.

Hal ini bila koalisi PDI Perjuangan dan Partai Gerindra sepakat mengusung Prabowo sebagai calon presiden dan Puan Maharani sebagai calon wakil presiden.

"Kalau ini tercipta dan Prabowo-Puan misalnya jadi paslon, maka kemudian tentunya partai politik seperti Golkar, Nasdem, PKS, akan mencari calon yang lain,” katanya.

“Calon yang lain itu dari mana, saya kira kemungkinan besar adalah Anies Baswedan," lanjut Qoadri dikutip Kompas.com.

Qodari menyebut, Anies berpeluang besar menjadi penantang Prabowo karena selalu berada di papan atas dari berbagai hasil survei elektabilitas calon presiden bersama Prabowo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Selain itu, menurut dia, Anies memiliki basis massa yang telah terdefinisi dengan jelas yakni kelompok Islam.

"Nanti akan dipakai sentimen keagamaan, sentimen Islam, karena Anies naik jadi gubernur di Jakarta ini dengan menunggang sentimen Islam tersebut," ujar dia.

Baca Juga: Duet Ganjar-Sandiaga Uno Dijagokan di Pilpres 2024, Sandi: Ada 34 Juta Naker Butuh Perhatian 

Baca Juga: Jelang Pilpres 2024 Hubungan Ganjar Pranowo dan Puan Maharani Memanas, DPP PDIP Buka Suara 

Qodari pun memprediksi, bila Anies maju sebagai calon presiden, calon wakil presiden yang akan digandeng bukan dari kalangan ketua umum partai.

"Kemungkinan besar wakilnya Anies itu bukan dari ketua umum partai karena ketua umum partai akan saling berebut satu dengan yang lain dan akhirnya wakilnya adalah bukan orang partai," kata Qodari.

Sebelumnya, Qodari menilai peluang koalisi antara PDIP dan Gerindra makin kuat. Bahkan disebut sudah kawin gantung.

Ada dua opsi pasangan calon yang dapat muncul apabila PDIP dan Partai Gerindra berkoalisi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Opsi pertama adalah Presiden Joko Widodo kembali maju sebagai calon presiden berpasangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dengan syarat batas masa jabatan presiden diubah melalui amendemen Undang-Undang Dasar 1945.

"Kalau terjadi amandemen Undang-Undang Dasar 1945, maka Pak Jokowi maju lagi berpasangan dengan Pak Prabowo, jadi Pak Jokowi-Prabowo menuju 2024 yang akan datang," kata Qodari dikutip dari Kompas.com.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved