Berita Bali
Menteri Desa PDTT Izinkan Pembukaan Desa Wisata, Pemprov Bali Beri Syarat Begini
Cok Ace menyebut bahwa pemerintah pusat sendiri menurutnya cukup intens melakukan berbagai kajian dan evaluasi terkait rencana pembukaan Bali sendiri,
Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace mengharapkan rencana pembukaan Bali untuk para wisatawan mancanegara tidak ada perubahan yang berarti.
Bahkan, ia berharap rencana pembukaan tersebut sesuai rencana yakni pada bulan Juli 2021 mendatang.
Cok Ace menyebut bahwa pemerintah pusat sendiri menurutnya cukup intens melakukan berbagai kajian dan evaluasi terkait rencana pembukaan Bali sendiri, sehingga pihaknya masih menaruh optimis bisa dibuka sesuai rencana.
“Sampai sekarang belum ada perubahan, harapan kita di Bulan Juli, pemerintah pusat sangat intens selalu melihat kembali, mengevaluasi, sehingga rencana itu bisa berjalan sesuai rencana,” katanya usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Bali, Senin 31 Mei 2021.
Baca juga: Izinkan Desa Wisata Buka Lagi, Gus Menteri Dukung Pemulihan Pariwisata Bali
Pihaknya juga berujar bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali sendiri juga mengaku sangat menyambut baik rencana Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan membuat program Work From Bali (WFB) untuk para Aparatur Sipil Negara.
Cok Ace mengatakan bahwa pada Rabu (2/6/2021) mendatang, pihaknya akan berangkat ke Jakarta untuk membahas dan mendalami wacana Work From Bali dengan pemerintah pusat.
“Sangat positif sekali, ini bisa menimbulkan semangat spirit teman-teman pariwisata di Bali, mungkin belum bisa merata, tapi sedikit banyak bisa memberikan semangat
Ini sudah kita hitung dan cermati bagaimana mekanismenya, nanti Rabu ke Jakarta untuk didalami di sana,” paparnya.
Pun juga saat disinggung mengenai pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar alias Gus Menteri yang mengizinkan dibukanya kembali berbagai desa wisata yang ada di Bali sebagai bagian dari pemulihan ekonomi dan pariwisata, pihaknya menjawab secara diplomatis
Cok Ace mengaku pihaknya menyambut baik rencana tersebut.
Hanya saja, pihaknya memberikan syarat-syarat tertentu untuk pembukaan desa wisata tersebut, salah satunya yakni penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
Di samping itu pula, pihaknya juga mensyaratkan wilayah desa wisata tersebut berada minimal pada zona kuning penyebaran Covid-19.
“Oh kita mendorong sekali lah, bagaimana kita menurunkan angka Covid, bagaimana kita meningkatkan kesembuhan, ini yang kita lakukan di Bali
Sedangkan pusat sudah memberikan lampu hijau. Ya selama prokes sudah dipenuhi, kemudian penyebaran Covid di daerah tersebut masih merah, kalau bisa minimal kuning lah,” terangnya.
Baca juga: Dukung Pemulihan Pariwisata Bali, Mendes PDTT Beri Izin Pembukaan Kembali Desa Wisata
Sebelumnya, saat berkunjung ke Bali, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar alias Gus Menteri mengatakan bahwa pihaknya mengizinkan dibukanya desa wisata di Bali.
Langkah ini sendiri diambil sebagai bagian dari mendukung pemulihan pariwisata Bali dan dukungan program Work From Bali sendiri
“Bentuk dukungan dari kementerian desa akan melakukan hal sama dengan membuka seluruh desa wisata di Pulau Bali sebagai landasan pemulihan ekonomi,” imbuhnya. (* )
Artikel lainnya di Berita Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-di-desa-wisata-pinge-desa-baru-kecamatan-marga.jpg)