Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Profil Dan Biodata Bingky Irawan, Tokoh Konghucu Asal Surabaya yang Meninggal Hari Ini 

Sosok Bingky Irawan dikenal sebagai teman dekat tokoh Nahdlatul Ulama yang juga mantan Presiden RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.  

Tayang:
Editor: Eviera Paramita Sandi
kemenag.go.id/dok.surya
Bingky Irawan, tokoh konghucu yang meninggal dunia, Senin (31/5/2021). 

2. Teman dekat Gus Dur

Bingky dikenal sangat dekat dengan KH Abdurrahman Wahid, mantan presiden Republik Indonesia sekaligus kiai senior Nahdlatul Ulama.

Ia memperjuangkan hak-hak sipil umat Konghucu dan warga Tionghoa umumnya.

Pada era Orde Baru, warga keturunan Tionghoa di Indonesia mengalami diskriminasi hampir di segala bidang. Ekspresi budaya Tionghoa dilarang keras.

Harus ganti nama dan ganti agama.

Rezim Orde Baru hanya membakukan lima agama (Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha) sebagai agama resmi.

Di luar lima itu dianggap bukan agama, termasuk Konghucu.

Para penganut ajaran Konghucu ini juga diawasi secara ketat, termasuk ketika beribadah di kelenteng masing-masing.

Saat menjadi Presiden Indonesia, Gus Dur mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2000.

Keppres ini mengatur antara lain penyelengaraan kegiatan keagamaan, kepercayaan, dan adat istiadat Tionghoa.

Pada tahun 2001 Gus Dur kembali membuat gebrakan dengan menjadikan tahun baru Imlek sebagai hari libur nasional fakultatif.

Gus Dur sendiri hadir dalam perayaan Imlek tingkat nasional di Jakarta.

Kebijakan Presiden Abdurrahman Wahid kemudian diteruskan oleh Megawati Soekarnoputri, penggantinya.

Presiden Megawati menetapkan Tahun Baru Imlek alias Sin Cia sebagai hari libur nasional.

Ekspresi budaya, agama, seni, bahasa, dan segala sesuatu yang berbau Tionghoa pun bisa dinikmati di tanah air.

Sumber: Surya
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved