Breaking News:

Berita Denpasar

Hari Lahir Pancasila, PGN Gelar Diskusi Kebangsaan Bahas Pentingnya Nilai Pancasila

Patriot Garuda Nusantara (PGN) menggelar diskusi kebangsaan bertema Silaturahmi dan Pembekalan Nilai-Nilai Pancasila di Warung De'Uma, Sidakarya, Denp

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kegiatan diskusi kebangsaan PGN Bali di Warung De'Uma, Sidakarya, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Senin 31 Mei 2021 malam 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Patriot Garuda Nusantara (PGN) menggelar diskusi kebangsaan bertema Silaturahmi dan Pembekalan Nilai-Nilai Pancasila di Warung De'Uma, Sidakarya, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Senin 31 Mei 2021 malam menjelang peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni hari ini.

Acara diikuti sejumlah peserta yang terdiri dari alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, TNI Polri serta anggota PGN di Bali.

Ketua Umum Patriot Garuda Nusantara (PGN) Kyai Haji Nuril Arifin Husein menyampaikan, bahwa Indonesia maupun Pulau Bali adalah miniatur dunia yang harus dijaga keutuhannya, salah satunya dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Baca juga: Peringati Hari Lahirnya Pancasila, Bupati Banyuwangi Tumpengan Malam Hari Bareng Warga Desa

"Tampillah sebagai patriot menjaga Indonesia, mempertahankan hak bangsa dengan semangat rawe-rawe rantas malang-malang putung," kata pria yang akrab disapa Abah Nuril itu.

Mantan Panglima Pasukan Berani Mati era Gus Dur ini mengajak rakyat memperjuangkan apa yang telah diwariskan para pendiri bangsa dengan menjadi patriot sejati yang mencintai tanah air. 

"Jangan bilang saya Pancasila, saya Indonesia tapi mengkhianati sila ketiga persatuan Indonesia. Siapapun dia yang hidup di negeri nusantara adalah saudara apapun agama ras dan kepercayaan," ucap Gus Nuril.

Baca juga: KUMPULAN Kutipan Tokoh Ucapan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Tumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

Menurut dia, sebagai upaya menjaga kedaulatan NKRI, rakyat harus turut menjaga kedaulatan bangsa dan negara mengusung semangat kepahlawanan dalam membantu aparat TNI Polri.

"Menjaga stabilitas Indonesia berdampingan dengan TNI Polri, seluruh elemen harus membantu aparat, bangkit tidak saling bersinggungan, tidak disusupi ideologi baru. Rakyat tidak mengkhianati bangsa sehingga negara tidak terpecah belah," katanya.

"Masa menerima warisan tapi tidak menjaganya, rakyat hadir sebagai stimulan dan TNI Polri yang menjadi ujung tombaknya," kata dia.

Baca juga: 20 Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021, Bagikan di Medsos untuk Membangkitkan Semangat

Panglima Komando Patriot Garuda Nusantara (PGN) Wilayah Bali, Gus Yadi pada kesempatan ini mengajak masyarakat terus bersemangat agar hati dan jiwa senantiasa menjaga Pancasila sebagai panji bangsa NKRI dari paham yang menyimpang sebagaimana diamanatkan UUD 1945.

"Pegang teguh pancasila di dada, dan jaga keutuhan NKRI," tegas dia.  (*)

Berita lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved