Breaking News:

Berita Buleleng

Seorang Warga Buleleng, Misiani Gatal-Gatal Pasca Divaksin, Ini Penjelasan Satgas

Seorang warga asal Banjar Dinas Lalanglinggah, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng bernama Ni Made Misiani Wismayanti (35) mengalami.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: M. Firdian Sani
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Ni Made Misiani Wismayanti menunjukan kartu vaksinasi Covid-19. Pasca divaksin tahap pertama, Misiani mengalami KIPI berupa gatal-gatal di seluruh kujur tubuh 

Kini, Misiani mengaku gatal-gatal yang ia alami sudah mulai berkurang.

Namun bentol-bentol itu masih tampak di bagian tangannya.

Meski gatal-gatal yang dialami ini dipastikan sebagai KIPI, Misiani mengaku tidak trauma untuk divaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Desa Gelgel Klungkung Zona Hijau, Vaksinasi Covid-19 Tetap Berlanjut

“Ya saya serahkan ke pihak medis saja nanti, saat melakukan screening. Apakah setelah gatal-gatal ini saya masih bisa divaksin tahap kedua atau tidak,” terangnya.

Sementara Sekda Buleleng, juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, pasca menerima informasi adanya warga di Desa Pancasari yang mengalami gatal-gatal pasca divaksin, dirinya telah memerintahkan Puskesmas II Sukasada untuk melakukan pengecekan.

Hasilnya, gatal-gatal yang dialami oleh Misiani itu ditetapkan sebagai KIPI berat.

“Ada bercak merah di tubuhnya. Namun demikian kondisi ini tidak membuat aktivitasnya terganggu. Sampai saat ini masih ada bercak merah di lengannya,” ucap Suyasa.

Kendati telah mengalami KIPI, vaksinasi tahap kedua ditegaskan Suyasa tetap dilakukan, sehingga bisa membangun imun tubuh.

Warga Kota Ini yang Ikut Vaksinasi Covid-19 Bisa Dapat Sapi Seharga Rp 9 Juta

“Vaksin tahap dua tetap dilanjutkan, dengan jenis yang sama (Astrazeneca,red). Tapi proses screeningnya tentu akan lebih massif lagi. KIPI ini biasanya dialami saat penyuntikan dosis pertama, lalu yang kedua tidak. Atau ada juga yang sebaliknya, dosis pertama biasa saja, namun dosis kedua mengalami KIPI. Hal ini ditentukan oleh kondisi tubuh masing-masing,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga Buleleng ini pun tidak menampik, sejauh ini sudah ada tiga orang yang dilaporkan mengalami KIPI Berat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved