Breaking News:

Video Beberapa Bule Beradegan Dewasa Viral di Bali, Ini Hasil Penelusuran Kanwil KemenkumHAM Bali 

Video tersebut memperlihatkan beberapa orang yang melakukan hubungan dewasa di sebuah tempat yang diduga merupakan sebuah villa di Bali. 

tangkap layar tribunnnews
Ilustrasi video porno 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Beredarnya video yang memperlihatkan para warga negara asing atau Bule di Bali melakukan tindakan asusila viral. 

Video tersebut memperlihatkan beberapa orang yang melakukan hubungan dewasa di sebuah tempat yang diduga merupakan sebuah villa di Bali. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk menduga bahwa dua orang WNA yang ada dalam video viral menggelar pesta seks, tersebut telah kembali ke negaranya.

"Dua orang asing itu diperkirakan sudah tidak ada di Bali. Kenapa diperkirakan? Karena kita tidak bisa menemukan mereka, kalau mereka masih di sini bisa kita periksa dan mendapatkan kebenaran pengakuannya bahwa benar dia yang ada di video itu," ujar Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk, usai menghadiri Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan Tahun 2021 di Kuta.

Masalahnya sekarang menurut Jamaruli yakni adalah pihaknya tidak bisa menemukan orangnya, namun demikian melalui perkirakan hasil dari temuan di lapangan, khususnya villa yang jadi lokasi pembuatan video tersebut, data dan identitas mereka telah diketahui. 

"Data yang ditemukan tersebut kita bandingkan dengan data imigrasi, dua orang itu yakni Kevin dan Selina itu sudah berangkat meninggalkan Bali dan sekarang berada di Siprus," paparnya.

Sementara satu orang asing lainnya yang ada dalam video, pihaknya belum mendapatkan data identitas WNA tersebut dan hal itu menyulitkan petugas melakukan penelusuran.

"Kevin dan Selina yang dua, satunya lagi kita tidak punya data. Jadi ini agak kesulitan buat kita. Tapi tetap kita lakukan pencarian," tambah Jamaruli.

Mereka berdua diperkirakan WNA asal Jerman selain dari hasil pencocokan data yang didapat dari villa dan imigrasi, serta bahasa yang digunakan dalam video diduga adalah bahasa Jerman. 

"Di paspornya mereka dari Jerman tapi itu kita perkirakan, tapi kalau benar itu orang yang ada dalam video. Kalau itu bukan orangnya kan harus ada pengakuan dari orangnya dulu. Mereka meninggalkan Indonesia tanggal 8 Mei 2021 lalu melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta," ungkap Jamaruli Manihuruk.

Hingga saat ini tim dari Kanwil Kemenkumham Bali masih terus melakukan pencarian satu orang WNA lain yang ada di dalam video tersebut, sementara untuk yang WNI bukan ranah dari Instansi-nya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved