Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

EURO 2020

KABAR EURO 2020: Inggris Harus Bisa Mengulangi Masa Jaya Seperti Setengah Abad yang Lalu

Materi Tim nasional yang sangat mumpuni, skuat inggris didesak untuk bisa mengulang kembali masa jaya 55 tahun silam.

Tayang:
Editor: Harun Ar Rasyid
TWITTER.COM/ENGLAND
Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate memberikan semangat kepada anak asuhnya saat jeda babak tambahan waktu saat melawan Belanda pada laga semifinal UEFA Nations League. 

TRIBUN-BALI.COM - Inggris memenangkan turnamen mayor sekala internasional pada tahun 1966.

55 tahun lalu. 

Piala dunia 1966 merupakan turnamen besar yang inggris menangkan untuk terakhir kali.

Tahun ini, dengan materi Tim nasional yang sangat mumpuni, skuat inggris didesak untuk bisa mengulang kembali masa jaya 55 tahun silam.

Hampir setengah abad berlalu, sisa kejayaan tersebut hanya bisa membawa Inggris hingga babak semi final. 

Baca juga: 15 Pemain Chelsea Berpeluang Samai Rekor Ronaldo di Euro 2020, Juara Liga Champions dan Juara Euro

Tercatat sudah lima kali timnas Inggris masuk ke semifinal turnamen besar dan rinciannya adalah semifinal Piala Dunia 1990, Piala Dunia 2018, EURO 1968, EURO 1996, dan UEFA Nations League 2018-2019.

Kini, kesempatan timnas Inggris untuk memperbaiki catatannya di pentas internasional pun terbuka lebar dengan berhasil menembus putaran final EURO 2020.

Kesempatan untuk memperbaiki catatan di EURO 2020 sendiri terbilang besar karena timnas Inggris akan bermin di rumah sendiri.

Seperti diketahui, semua pertandingan fase grup tim yang kini dilatih oleh Gareth Southgate itu akan dimainkan di Stadion Wembley, London.

Stadion yang berlokasi di kota London itu juga akan menjadi tempat digelarnya beberapa pertandingan babak gugur seperti 16 besar (dua pertandingan), semua laga semifinal, dan partai final.

Setelah mendapatkan keuntungan itu, timnas Inggris pun didesak oleh juru taktik yang pernah berkiprah di klub Premier League seperti Chelsea, Manchester United, dan Tottenham Hotspur, yakni Jose Mourinho, untuk mengerahkan segala yang mereka bisa agar mampu meraih kejayaan seperti tahun 1966.

"Bersama Brasil, Inggris mungkin salah satu dari dua negara tersulit untuk dilatih karena apa yang diharapkan orang dari tim," kata Mourinho seperti dikutip BolaSport.com dari Daily Mail.

Baca juga: HASIL Lengkap Uji Coba Euro 2020: Ronaldo Dkk Tahan Imbang Spanyol, Italia Bekuk Ceko 4-0

"Ini negara yang sulit dan banyak berharap besar dari mereka. Secara budaya, alih-alih mendukung timnasnya dari hari pertama hingga hari terakhir, para penggemar justru memulai dengan beberapa hal negatif di sekitar mereka."

"Mereka harus sangat kuat secara emosional untuk mengatasi tekanan itu. Jika mereka melakukan hal itu, mereka memiliki peluang besar."

"Fase grup dimainkan di rumah. Semifinal dan final digelar di kandang sendiri."

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved