Breaking News:

Berita Denpasar

Pengusaha Retail Wajib Sediakan Ruang Minimal 30 Persen untuk Produk UMKM di Denpasar

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar menggelar pelatihan managemen retail bagi Industri Kecil Menengah (IKM) atau UMKM

Humas Pemkot Denpasar
Pelatihan manajemen retail bagi Industri Kecil Menengah (IKM) atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar menggelar pelatihan managemen retail bagi Industri Kecil Menengah (IKM) atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada Selasa 8 Juni 2021.

Pelatihan ini digelar di ruang pertemuan Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar.

Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya mengatakan dengan pembinaan ini Pemerintah Kota Denpasar berupaya meningkatkan daya saing UKM.

Baca juga: Pria Asal Jembrana Alami Kecelakaan di Denpasar, Gede Bayu Tewas Akibat Cidera Kepala

Hal ini dilakukan dengan memberikan pembinaan dan pelatihan melalui skema sinergi temu usaha dengan jaringan toko swalayan.

Karena saat ini UMKM harus memiliki daya saing tinggi dan akses pasar yang baik untuk produk-produknya.

“Kami ingin menciptakan kemitraan usaha yang saling menguntungkan dan UKM bisa menjadi pemasok di jaringan pemasaran, distribusi toko swalayan serta pusat oleh-oleh,” katanya.

Baca juga: Bank Indonesia Puji Strategi Banyuwangi Pulihkan Ekonomi UMKM

Ia mengatakan Pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengembangan, Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan menyebutkan bahwa Toko Swalayan wajib melaksanakan pengembangan kemitraan dengan UMKM.

Di mana toko ritel wajib menyediakan ruang usaha strategis dan proporsional paling sedikit 30% dari luas toko swalayan.

“Dengan pelatihan ini kami harap dapat mempermudah akses UMKM Kota Denpasar untuk masuk ke toko swalayan, khususnya di samping dapat membantu dan menambah wawasan UMKM dalam mengembangkan akses pasar, juga membantu toko swalayan dalam menjalankan kewajibannya sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Baca juga: Hari Belanja ke Pasar dan UMKM Kembali Digelar di Banyuwangi,Transaksinya Capai Ratusan Juta Rupiah

Sementara Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Endharta mengatakan pelatihan retail ini bekerja sama dengan PT. Sumber Alfaria Trijaya.

Pihaknya mengajak pelaku IKM/UMKM untuk mengenal retail modern bisa tumbuh dan sinergi.

“Hal ini juga memberikan kesempatan yang luas kepada produk lokal untuk dapat dijual di toko modern dan bersaing dengan produk yang sudah ada saat ini,” katanya. (*)

Berita lainnya di Berita Ekonomi

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved