Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

EURO 2020

Inggris Sering Kalah Adu Penali di Gelaran Euro, Shaw: Kita Akan Antisipasi

Pada turnamen 4 tahunan ini, The Three Lions, julukan timnas Inggris kerap kali tersingkir melalui adu penalti.

Tayang:
Editor: Harun Ar Rasyid
AFP/Paul Ellis
Striker Everton asal Inggris, Dominic Calvert-Lewin (kiri) berebut bola atas dengan pemain belakang Manchester United asal Inggris, Luke Shaw dalam laga lanjutan Liga Inggris 2019/2020 antara Everton melawan Manchester United di Stadion Goodison Park, Kota Manchester United, barat laut Inggris, Minggu (1/3/2020) malam WIB. Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1-1. 

TRIBUN-BALI.COM - Kick-off Euro 2020 akan dimulai pada 11 Juni 2021. 

Jelang Euro 2020, Inggris punya masalah yang terus menghantui mereka.

Pada turnamen 4 tahunan ini, Inggris kerap kali tersingkir melalui adu penalti.

Berdasarkan data Sky Sports, timnas Inggris sudah tiga kali tersingkir dari Euro karena kalah adu penalti, yakni pada edisi 1996, 2004, dan 2012.

Timnas Inggris lewat pernyataan salah satu pemain, Luke Shaw, enggan mengulangi masa lalu kelam itu pada edisi terbaru, Euro 2020.

Luke Shaw mengatakan bahwa timnas Inggris akan berlatih penalti sebelum fase gugur Euro 2020 agar tidak mengulangi masa lalu kelam tersebut.

Luke Shaw berkata demikian setelah menjalani dua laga uji coba kontra Austria dan Romania sebagai persiapan menjelang Euro 2020.

Baca juga: Portugal Bantai Israel pada Laga Uji Pemanasan Jelang Bergulirnya Piala Eropa

Hasilnya, timnas Inggris besutan Gareth Southgate selalu mengakhiri kedua laga tersebut dengan kemenangan 1-0. 

"Saya pikir untuk menang di turnamen besar, sebuah tim mungkin akan melalui babak adu penalti dan kami harus siap untuk itu," kata Luke Shaw, dikutip dari Sky Sports.

"Tentu saja pada dua pertandingan terakhir yang kami mainkan, kami memetik kemenangan. Itu sangat positif dan menuju ke arah yang semestinya," ujar Luke Shaw. 

"Akan tetapi, kami pasti akan berlatih penalti. Tidak peduli seberapa jauh fase gugur, kami harus siap dan latihan akan membuat kami menjadi sempurna," imbuhnya.

"Kami perlu berlatih penalti macam apa yang akan kami lakukan dan siap untuk situasi itu, sehingga kami tidak terganggu karena memikirkan di mana kami akan meletakkan bola atau siapa yang akan mengambil penalti," tutur Luke Shaw menegaskan.

Sebelum tampil pada fase gugur atau knockout, timnas Inggris harus lebih dulu melewati rintangan di fase grup.

Baca juga: Selain Protes Soal Wasit, Shin Tae-yong Ungkap Penyebab Lain Kekalahan Timnas Indonesia atas Vietnam

Pada Euro 2020, skuad berjulukan The Three Lions itu tergabung di Grup D bersama Kroasia, Republik Ceko, dan Skotlandia.

Mereka bakal memulai perjuangan dengan menghadapi runner-up Piala Dunia 2018, Kroasia, pada matchday pertama fase grup.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved