Breaking News:

Menparekraf Sandiaga Apresiasi Bali Dalam Pengendalian Covid-19, Dinilai Lebih Baik 

Kemenparekraf terus menyiapkan pembukaan kembali pariwisata Bali bagi wisatawan mancanegara dan diversifikasi ekonomi Bali.

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf Sandiaga Uno saat memberikan keterangan seusai mengunjungi Desa Wisata Mas Ubud, Rabu 26 Mei 2021 sore. 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia terus menyiapkan pemulihan pariwisata Bali ditengah peningkatan kasus baru Covid-19 di sejumlah daerah dan melakukan pemantauan perkembangan kasus Covid-19 di Pulau Dewata. 

"Kami terus memantau keadaan Covid-19 di Bali yang sampai hari ini terkendali, dan juga progres vaksinasi (Bali) yang merupakan salah provinsi terbaik dari segi kecepatan penyelenggaraan vaksinasi," ujar Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, Kamis 10 Juni 2021 malam usai melakukan rapat koordinasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali beserta jajarannya.

Sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo, Kemenparekraf aktif menyiapkan langkah-langkah pemulihan pariwisata di Bali terutama mengenai kepatuhan protokol kesehatan dan juga langkah-langkah agar industri pariwisata di Bali terutama mendapatkan bantuan berkaitan dengan kemampuannya bertahan.

Untuk jangka menengah panjang, selanjutnya Kemenparekraf terus menyiapkan pembukaan kembali pariwisata Bali bagi wisatawan mancanegara dan diversifikasi ekonomi Bali.

"Kita harapkan pembicaraan dalam pertemuan malam ini (Menparekraf dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali) akan mempercepat pemulihan pariwisata di Bali, sesuai dengan pengendalian Covid-19 yang lebih baik lagi kedepannya," jelas Menparekraf Sandiaga Uno.

Mengenai rencana pembukaan kembali pariwisata Bali bagi Wisman, Sandiaga menyampaikan pada rapat awal Minggu kemarin Presiden akan memantau secara rinci dan detail terhadap progres vaksinasi dan protokol kesehatan maupun pengendalian kasus Covid-19 di Bali.

"Kami melihat (provinsi Bali) penanganan Covid-19 sudah jauh lebih baik dan vaksinasi ini tadi kami mengapresiasi bahwa Bali mendapatkan satu sebagai provinsi yang mendapatkan persentase tertinggi dari target. Dan perintah dari Bapak Presiden itu 6 juta dosis vaksin harus diselesaikan bulan Juli ini," imbuh Menparekraf Sandiaga Uno.

Per hari ini, Sandiaga mendapatkan laporan dari Gubernur Bali Wayan Koster bahwa vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 50 persen lebih dari total target vaksinasi.

Tetapi dengan progres vaksinasi yang cepat ini, Menparekraf Sandiaga Uno mengingatkan Bali tidak boleh lengah terhadap pengendalian Covid-19.

"Astungkara kita sangat berterimakasih, Bali meningkatkan kesiapannya. Dan justru kami sudah melakukan event disini tadi dibuka event Bali and Beyond Travel Fair, kita juga beberapa waktu lalu menyelenggarakan ATM Dubai di Bali," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Dari sisi sarana penunjang pariwisata di Bali terakhir hotel dan restoran yang tersertifikasi CHSE itu, pulau Dewata yang tertinggi dan mulai bulan Juli mendatang kita akan mulai lanjutkan sertifikasi I Do Care dan CHSE.

Provinsi Bali ditargetkan dua kali lipat yang akan dilakukan sertifikasi I Do Care dan CHSE atau sekitar 1.200 destinasi wisata, hotel dan restoran akan tersertifikasi.

Menparekraf Sandiaga Uno, Jumat besok akan menggelar Rapat Koordinasi membahas Persiapan Pembukaan Pariwisata Bali untuk Wisatawan Mancanegara dengan Kementerian/Lembaga terkait, Pemerintah Provinsi Bali dan stakeholder di Poltekpar Bali.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved