Breaking News:

Berita Banyuwangi

Capai 243.032 Warga, Kombinasi Jemput Bola dan Drive Thru Pacu Vaksinasi Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani terus mengombinasikan dua strategi utama dalam percepatan vaksinasi Covid-19 di daerahnya, yaitu melalui jemput

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Ipuk saat mengecek vaksinasi drive thru di GOR Tawangalun, Jumat 11 Juni 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani terus mengombinasikan dua strategi utama dalam percepatan vaksinasi Covid-19 di daerahnya, yaitu melalui jemput bola dan layanan tanpa turun (drive thru).

Dua langkah itu berhasil mempercepat capaian vaksinasi di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

”Jemput bola lansia jalan terus. Selain door to door ke rumah bagi lansia yang memiliki kendala mobilitas, jemput bola ini juga dalam arti kita dekatkan layanan."

"Misalnya di balai desa, di rumah warga, atau di wilayah perkebunan, kita pinjam salah satu ruangan di sana. Jadi lansia tidak perlu ke Puskesmas,” ujar Ipuk saat mengecek vaksinasi drive thru di GOR Tawangalun, Jumat 11 Juni 2021.

Baca juga: Banyuwangi Luncurkan ‘Pas Kontan’, Platform Digital Berbagai Layanan Pertanian

Adapun vaksinasi drive thru, lanjut bupati perempuan itu, dipusatkan di GOR Tawangalun, menyasar para pelaku pariwisata, jasa transportasi publik, dan pelaku ekonomi. 

”Saya lihat vaksinasi drive thru cukup besar antusiasmenya. Alhamdulillah lancar. Vaksinasi drive thru sudah melayani 4.700 warga dalam beberapa hari terakhir. Setelah ini, kita evaluasi untuk lanjutannya sembari menunggu ketersediaan vaksin,” jelas Ipuk.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, per 10 Juni 2021, sebanyak 243.032 warga Banyuwangi telah mendapatkan vaksinasi, yang terdiri atas 172.958 warga gabungan tenaga kesehatan, pelayan publik, serta lansia; lalu 1.501 penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya; dan 68.573 masyarakat umum yang telah mendapat vaksinasi tahap I. Vaksinasi tahap II untuk 243.032 warga itu kini terus berlanjut.

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Jawab Rasa Penasaran dengan Banyuwangi

Khusus lansia, sudah 67.945 orang yang divaksin, setara 77,27% dari target yang ditetapkan Pemprov Jatim.

“Untuk vaksinasi lansia, Banyuwangi tertinggi nomor dua di Jatim setelah Surabaya," imbuh Kepala Dinas Kesehatan, dr Widji Lestariono.

Ipuk mengatakan, penyerapan cepat vaksinasi ini akan dilaporkan kepada pemerintah pusat dan provinsi agar Banyuwangi segera mengajukan tambahan vaksin. 

Baca juga: Ke Banyuwangi, Kemenko PMK Pastikan Pembelajaran Tatap Muka Sesuai Prokes Covid 19

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved