Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Banyuwangi

Bupati Ipuk Temui dan Beri Bantuan Keluarga Korban Longsor di Desa Pakel Banyuwangi 

Musibah tanah longsor terjadi di Dusun Sadang, Desa Pakel, Kecamatan Licin, Rabu 16 Juni 2021 dini hari.

Haorahman
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengunjungi langsung lokasi kejadian tanah longsor di Desa Pakel, Kamis 17 Juni 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Musibah tanah longsor terjadi di Dusun Sadang, Desa Pakel, Kecamatan Licin, Rabu 16 Juni 2021 dini hari.

Longsor tersebut menimpa tiga rumah warga, dan mengakibatkan satu anak berusia 11 tahun, Muhammad Ardian, meninggal dunia. 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengunjungi langsung lokasi kejadian.

Ditemani Plt Kepala Pelaksana BPBD Abdul Kadir, Plt Kepala Dinas Sosial Henik Setyorini, Camat Licin Hartono dan Kapolsek Licin Iptu Dalyono, Ipuk menempuh perjalanan 1 jam dari jalan utama melalui jalan perbukitan.

Baca juga: Stafsus Presiden Angkie Yudistia Apresiasi Upaya Banyuwangi Kerek Pelayanan untuk Disabilitas

Tiba di lokasi Ipuk, bertemu dengan keluarga korban dan menyampaikan bela sungkawa. 

"Kami turut berduka, yang sabar ya Bu," kata Ipuk kepada nenek korban, Sunai, yang menangis terisak saat ditemui.

Bupati perempuan itu kemudian menyerahkan bantuan.

“Saya minta Pak Camat untuk memonitor kebutuhan beliau (korban). Juga nanti dikomunikasikan dengan perkebunan, karena ini di lahan perkebunan. Semangat lagi ya Pak, Bu,” kata Ipuk.

Kapolsek Licin. Iptu Dalyono, mengatakan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 02.30.

Longsor menimpa tiga rumah yang ditinggali tujuh orang dan masih satu keluarga. 

"Ada tujuh orang di tiga rumah itu yang masih satu keluarga. Satu korban meninggal dunia, yakni anak berusia 11 tahun," kata Dalyono.

Baca juga: Bupati dan Ketua DPRD Biak Numfor-Papua, Pelajari Pariwisata ke Banyuwangi

Lima orang bisa menyelematkan diri, namun dua orang tertimbun material longsor. 

Dalyono menjelaskan proses evakuasi korban baru bisa dilakukan sekitar pukul 04.30 WIB karena hujan lebat.

Bersama Polisi dan TNI, proses evakuasi berhasil menemukan Ny Ponirah (65) dalam kondisi selamat. 

"Nenek Ponirah ditemukan selamat terjepit tembok rumahnya dan akar pohon, sehingga masih ada ruang bernapas. Kondisinya lemas karena mengalami luka berat langsung dirawat ke Puskesmas Licin," tambahnya.

Baca juga: Bertemu Bupati Banyuwangi, BBWS Brantas Dukung Penyediaan Air Bersih di Kawasan Kaki Gunung Ijen

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved