Breaking News:

Sponsored Content

Bupati Badung Hadiri Puncak Karya Ngenteg Linggih di Pura Puseh Desa Adat Pelaga, Beri Imbauan Ini

Bupati Giri Prasta ikut melaksanakan prosesi ngelinggihan Ida Betara di Gedong Pura Puseh dan melaksanakan persembahyangan bersama.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Giri Prasta disaat menghadiri Puncak Karya Ngenteg Linggih di Pura Puseh Desa Adat Pelaga, Kecamatan Petang, Rabu (23/6/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bupati Giri Prasta hadiri Puncak Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Padudusan Alit Medasar Tawur Panca Rupa di Pura Puseh Desa Adat Plaga, Kecamatan Petang, Rabu 23 Juni 2021.

Upacara yang dipuput dua pedanda Siwa dan Budha diantaranya Ida Pedanda Putra Keniten dari Griya Kediri Sangeh dan Ida Pedanda Gede Bukit Putra dari Griya Budha Purnawati Panti Denpasar ini turut dihadiri Camat Petang I Wayan Dharma, Tripika Kecamatan serta masyarakat Desa Adat Pelaga.

Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta ikut melaksanakan prosesi ngelinggihan Ida Betara di Gedong Pura Puseh dan melaksanakan persembahyangan bersama.

Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta mengucapkan terima kasih kepada masyarakat setempat karena sudah ngayah dengan tulus ikhlas.

Baca juga: TPS Liar di Desa Kekeran Badung yang Sebelumnya Ditutup Karena Terdapat Sampah Medis Kembali Penuh

Saat masa pandemi sekarang ini, Bupati juga meminta agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan dan dijaga karena di Kabupaten Badung ini khususnya di Kecamatan Petang sudah zona hijau, dan bagi masyarakat yang belum divaksin agar segera mengikuti vaksinasi.

Bupati Giri Prasta berpesan kepada masyarakat Desa Adat Pelaga dalam setiap kegiatan keagamaan yang dilakukan di wilayahnya hendaknya dilakukan dengan rasa tulus ikhlas dan semangat gotong royong untuk mensukseskan pelaksanaan upacara tersebut.

“Saya minta masyarakat Desa Adat Pelaga untuk selalu mengedepankan semangat persatuan didasari oleh rasa tulus ikhlas dan gotong royong dalam setiap kegiatan yang dilakukan di Desa Adat Plaga.

Saya ingin kita semua menciptakan jembatan emas bagi generasi muda kita dimasa mendatang, mari wariskan generasi muda kita dengan hal-hal yang baik,” ungkapnya.

Sementara itu Panitia Karya I Ketut Budayasa yang dikenal dengan panggilan Ketut Kubu ini melaporkan terkait rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Padudusan Alit Medasar Tawur Panca Rupa di Pura Puseh Desa Adat Plaga dimana Puncak Karya dilaksanakan pada hari ini.

Sebelumnya dari tanggal 8 Juni dilaksanakan Tawur Panca Rupa, tanggal 10 Juni karya Melaspas dan Mendem Pedagingan. (adv/Gus)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved