Breaking News:

PPDB 2021

Pelaksanaan PPDB 2021, Pendaftar Jalur Prestasi di Tabanan Membeludak ke Sekolah ‘Favorit’

Proses pendaftaran untuk jalur prestasi, afirmasi, dan jalur perpindahan orang tua telah berjalan dengan lancar dan sedang proses verifikasi

Tribun Sumsel
Ilustrasi - Pelaksanaan PPDB 2021, Pendaftar Jalur Prestasi di Tabanan Membeludak ke Sekolah ‘Favorit’ 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2021 secara online jenjang SMP dan secara manual jenjang SD di Kabupaten Tabanan dilaksanakan pada 21-23 Juni 2021.

Proses pendaftaran untuk jalur prestasi, afirmasi, dan jalur perpindahan orang tua telah berjalan dengan lancar dan sedang proses verifikasi.

Namun, yang paling membludak atau melebihi kuota justru pendaftar dari jalur prestasi di beberapa sekolah yang dianggap “favorit”.

Menurut data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Tabanan, dari empat sekolah di Tabanan, tiga sekolah yang dianggap “favorit” menunjukan pendaftar di jalur prestasi paling banyak. Seperti di SMPN 1 Tabanan, SMPN 2 Tabanan, dan juga SMPN 1 Kediri.

Di SMPN 1 Tabanan pendaftar di jalur prestasi sebanyak 223 dari kuota sebanyak 53 orang.

Baca juga: Verifikasi PPDB Jalur Zonasi di Tabanan, 315 Warga Sudah Cari Surat Keterangan KK

Kemudian jalur afirmasi pendaftarnya sebanyak 14 dari total kuota 53 orang.

Sedangkan untuk jalur perpindahan orang tua pendaftarnya sebanyak 34 orang dari total kuota sebanyak 17 orang.

SMPN 2 Tabanan pendaftar di jalur prestasi sebanyak 96 orang dari kuota sebanyak 44.

Kemudian jalur afirmasi pendaftarnya sebanyak 19 orang dari total kuota 44 orang.

Sedangkan untuk jalur perpindahan orang tua pendaftarnya sebanyak 8 orang dari total kuota sebanyak 13 orang.

SMPN 3 Tabanan pendaftar di jalur prestasi sebanyak 25 dari kuota sebanyak 19.

Kemudian jalur afirmasi pendaftarnya sebanyak 5 orang dari total kuota 19 orang.

Sedangkan untuk jalur perpindahan orang tua pendaftarnya sebanyak 3 orang dari total kuota sebanyak 6 orang.

SMPN 1 Kediri pendaftar di jalur prestasi sebanyak 53 dari kuota sebanyak 39 orang. Kemudian jalur afirmasi pendaftarnya sebanyak 32 dari total kuota 39 orang.

Sedangkan untuk jalur perpindahan orang tua pendaftarnya sebanyak 13 orang dari total kuota sebanyak 13 orang.

Baca juga: Pelaksanaan PPDB 2021, Pendaftar Jalur Prestasi di SMPN 1 Tabanan Hari Ini Sudah Melebihi Kuota

Kepala SMPN 1 Tabanan, I Wayan Widarsa mengatakan, proses pendaftaran jalur khusus mulai prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua.

Pendaftaran telah ditutup pada pukul 13.00 Wita dan kemudian dilakukan prose verifikasi berkas para pendaftar.

“Secara umum pendaftar yang paling banyak adalah di jalur prestasi. Dari kuota 53 orang, jumlah pendaftarnya sebanyak 223 orang,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Nyoman Putra mengatakan, proses pendaftaran siswa yang diutamakan adalah pendaftaran untuk jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua.

 Saat ini, tiga jalur tersebut telah selesai dan dilanjutkan dengan pendaftaran melalui jalur zonasi mulai Senin 28 Juni 2021 mendatang.

Sebab, kata Putra, pelaksanaan tersebut sesuai dengan juklak dan juknis yang telah ditetapkan.

Selain itu untuk memaksimalkan sistem, dalam artian jika ada sisa kuota dari jalur prestasi, afirmasi dan perpindahan orang tua yang tidak terpenuhi, semuanya akan dipenuhi di jalur zonasi.

“Misalnya, di jalur perpindahan orang tua tidak terpenuhi kuotanya, sisa dari kuota tersebut akan dipenuhi atau dialihkan ke jalur zonasi,” ungkapnya.

Disinggung mengenai pendaftar paling banyak pada jalur prestasi di Tabanan, mantan Kabag Umum Setwan Tabanan ini mengatakan hal itu memang wajar terjadi.

Sebab, tidak semua pendaftar sekolah di Tabanan berasal di Tabanan, melainkan bisa dari luar wilayah seperti Selemadeg bahkan Pupuan.

Baca juga: BRSU Tabanan Layani Vaksinasi 250 Orang Sehari, Percepatan Vaksinasi Untuk Capai Herd Immunity

“Iya itu kan wajar, karena misalnya di SMPN 1 Tabanan bukan hanya yang dari Tabanan pendaftarnya, tapi ada juga dari Selemadeg dan bahkan Pupuan juga,” ungkapnya.

Kemudian, untuk mereka yang tidak terakomodir di jalur khusus ini akan berkompetisi pada jalur zonasi nanti.

Dan untuk mereka yang tidak tinggal di zonasi dari pendaftaran jalur prestasi misalnya SMPN 1 Tabanan, akan balik ke kampung halamannya masing-masing sesuai dengan zonasinya.

“Kita harapkan PPDB tahun 2021 ini bisa berjalan dengan baik, dan siswa bisa belajar maksimal pada tahun ajaran baru,” katanya.

Sebelumnya, selama proses PPDB tahun ini, pihak Dinas Pendidikan Tabanan juga sudah mengantisipasi kemungkinan adanya tidak validnya data terutama persyaratan yang dibawa peserta.

Pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan untuk soal administrasinya.

Dia menjelaskan, dalam persyaratan administrasinya, pad proses pendaftaran jalur zonasi harus menyertakan KK (kartu keluarga). Dan jika ada peserta yang belum genap setahun tinggal di alamatnya sejak diberlakukan PPDB, maka harus dilampirkan surat keterangan dari Catatan Sipil.

“Untuk itulah KK yang terbit setelah tanggal 21 Juni 2020 wajib lampirkan surat keterangan dari catatan sipil,” tandasnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved