Breaking News:

Berita Jembrana

Gelombang Tinggi Hantam Pesisir Pantai Pebuahan Jembrana, Warung dan Rumah Rusak

Gelombang tinggi menghantam pesisir Pantai Pebuahan di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Kamis 24 Juni 2021.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Gelombang tinggi di perairan pantai Pebuahan Banjar Pebuahan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Kamis 24 Juni 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Gelombang tinggi menghantam pesisir Pantai Pebuahan di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Kamis 24 Juni 2021.

Informasi yang dihimpun, dari hantaman gelombang tinggi membuat rumah dan warung lesehan rusak.

Gelombang tinggi terjadi selama beberapa hari terakhir.

Seorang warga, Haidori, 47 tahun, nelayan setempat mengaku, bahwa dirinya sudah tidak dapat melaut sejak tiga harian terakhir.

Dan maksimal dengan adanya gelombang tinggi ini, paling tidak butuh waktu satu minggu hingga gelombang mereda.

Sebab, kondisi seperti saat ini, memang sering terjadi setiap tahunnya.

“Sudah tiga hari ini tidak melaut, pak. Mungkin butuh seminggu seperti ini,” ucapnya.

Baca juga: Tersapu Gelombang Tinggi, Perahu Nelayan di Perairan Yehsumbul Jembrana Terbalik

Dijelaskannya, bahwa gelombang tinggi itu terjadi sekitar pukul 08.00 Wita untuk hari ini.

Sebagian warung rusak, dan rumah warga di bagian timur paling tidak ada tiga buah yang juga rusak.

"Mulai kemarin sudah gelombang tingginya maka nelayan memilih tidak melaut."

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved