Berita Gianyar

Iuran Rp20 Ribu Per Bulan untuk Beli Truk Sampah, Bupati Gianyar Apresiasi Warga Yehtengah Payangan

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra telah meluncurkan truk Baga Usaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) Desa Adat Yehtengah, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Bupati Gianyar, I Made Mahayastra telah me-launching truk Baga Usaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) Desa Adat Yehtengah, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar, di Pura Dalem Desa Adat Yeh Tengah, Kamis 24 Juni 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR -  Bupati Gianyar, I Made Mahayastra telah meluncurkan truk Baga Usaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) Desa Adat Yehtengah, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali di Pura Dalem Desa Adat Yeh Tengah, Kamis 24 Juni 2021 kemarin.

Ini merupakan salah satu truk sampah yang diadakan secara swadaya masyarakat, dengan cara menyicil Rp20 ribu per kepala keluarga (KK) per bulan.

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, Jumat 25 Juni 2021 mengatakan, selama ini pihaknya telah me-launching bantuan truk kepada desa, banjar dan desa adat sebanyak 33 truk.

Namun belum ada truk yang dibeli secara swadaya.

Baca juga: Lakukan Kekerasan Fisik dan Keluar Rumah Bawa Senjata Tajam, Warga Suwat Gianyar Dikirim ke RSJ

“Truk BUPDA Desa Adat Yehtengah ini truk pertama yang di-launching dibeli secara swadaya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan bupati, kalau dulu ada teba (areal di luar pekarangan) untuk tempat membuang sampah.

Bahkan di teba siapa pun bebas membuang sampah.

Tapi kini, tidak bisa seperti itu, karena jika ada yang keberatan, akan jadi permasalahan.

Karena itu, kini sudah saatnya mulai peduli terhadap mengelola sampah sendiri, hal ini sesuai selogan Pemprov Bali “ Desa Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain” yang telah diluncurkan di Desa Taro beberapa waktu lalu.

Baca juga: Sejarah Pura Er Jeruk Gianyar, Tempat untuk Memohon Rezeki Hingga Keturunan

Terkait pengelolaan sampah di Desa Adat Yehtengah, Bupati Mahayastra berjanji akan membantu TPS3R tahun 2022, dan jika truk yang dibeli sekarang sudah rusak, pihaknya siap membantu.

“Namanya truk bekas, suatu saat akan terjadi kerusakan. Nanti kalau truk rusak akan saya bantu,” ujarnya.

Pihaknya juga akan siap mendukung rencana program Desa Adat Yehtengah, untuk pengembangan ekonomi masyarakat.

Seperti mengelola sumber air bersih, membangun tenten mart.

Dia meminta agar  masyarakat harus bersatu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved