Seputar Tipes
Makanan Untuk Penderita Tipes dan Pantangan, Jauhi Gorengan
Jenis makanan untuk penderita tipes fokusnya untuk meringankan gangguan pencernaan, sekaligus memasok energi yang cukup untuk membantu pemulihan
TRIBUN-BALI.COM - Makanan Untuk Penderita Tipes dan Pantangan, Jauhi Gorengan.
Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena banyak terjadi di Indonesia adalah tipes.
Bakteri Salmonella typhi adalah penyebab penyakit tipes.
Melansir Kids’sHealth, gejala tipes yang utama adalah demam tinggi, sakit perut, diare atau sembelit, dan rasa tidak enak badan.
Tanda-tanda tipes ini muncul selang satu sampai dua minggu setelah penderita terpapar bakteri Salmonella typhi.
Apabila infeksi tidak segera diobati, berat badan penderita bisa merosot, perut bengkak, serta muncul ruam di bawah dada atau perut atas.
Tanda pengobatan medis yang tepat, penyakit tipes bisa berlangsung lebih dari sebulan sampai mengancam jiwa.
Demam tifoid bisa diobati dengan antibiotik yang diresepkan dokter.
Setelah dua sampai tiga hari menjalani pengobatan, penderita bisa mulai merasakan kondisi kesehatannya membaik.
Baca juga: Faktor Risiko Terkena Penyakit Tipes, Termasuk Jajan Sembarangan dan Kebiasaan Tidak Cuci Tangan
Baca juga: Antibiotik dan Obat Alami Untuk Tipes serta Saran Dokter Agar Cepat Sembuh
Baca juga: Kenali Gejala Tipes Pada Anak dan Cara Mengobatinya, Hati-hati Bila Demam & Hilang Nafsu Makan
Selama masa penyembuhan, penderita tipes perlu ditunjang dengan pola makan yang tepat.
Berikut makanan untuk penderita tipes dan pantangannya.
Melansir Healthline, perubahan pola makan memang tidak bisa serta-merta menyembuhkan penyakit tipes.
Namun, pola makan yang tepat dapat membantu meringankan gejala tipes.
Jenis makanan untuk penderita tipes fokusnya untuk meringankan gangguan pencernaan, sekaligus memasok energi yang cukup untuk membantu pemulihan.
Penderita tipes disarankan mengonsumsi makanan yang padat nutrisi dan mudah dicerna, seperti:
- Sayuran yang dimasak sampai lunak seperti kentang, wortel, kacang hijau, bit, labu
- Buah-buahan yang tidak terlalu asam seperti pisang matang, melon, dan buah tanpa biji lainnya
- Karbohidrat dapat berasal dari nasi putih, roti putih, kue kering
- Pilihan proteinnya bisa berupa telur, ayam, ikan, tahu, tempe, daging giling
- Susu pasteurisasi rendah lemak atau bebas lemak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-makanan-berminyak-dan-gorengan.jpg)