Euro 2020
Menakar Peluang Belanda Kontra Ceko, Tim Asuhan Frank de Boer Akrab Dinaungi Nasib Buruk
Timnas Belanda sukses melaju hingga babak 16 besar Euro 2020 dengan impresif. Tim besutan Frank de Boer tersebut sukses menyapu bersih tiga laga
TRIBUN-BALI.COM – Timnas Belanda sukses melaju hingga babak 16 besar Euro 2020 dengan impresif.
Tim besutan Frank de Boer tersebut sukses menyapu bersih tiga laga di fase penyisihan dengan kemenangan.
Alhasil, Belanda kini berhak memuncaki klasemen dan bersiap bentrok lawan Ceko di babak 16 besar Euro 2021.
Baca juga: Analisis Babak 16 Besar Euro 2020, Portugal Berat, Belanda Mulus, dan Menanti Kejutan Tim Kuda Hitam
Namun, tim berjuluk Oranje itu tak boleh terlalu jemawa saat melangkah ke fase knockout.
Sebab, Memphis Depay dkk cukup akrab dengan nasib malang saat bertanding di babak 16 besar.
Ruud van Nistelrooy tahu betul pahitnya kandas di fase 16 besar setelah mendapat hasil terbaik di penyisihan grup.
Nistelrooy yang kini menjabat sebagai asisten pelatih Timnas Belanda ini pernah mengalami hal tersebut di dua turnamen yang berbeda.
Baca juga: Ini Prediksi Susunan Pemain Wales vs Denmark, Duel Tim Kuda Hitam di Babak 16 Euro 2020
Dikutip dari Daily Mail, Oranje menelan pil pahit pada turnamen Piala Dunia 2006 silam.
Saat itu, tim Negeri Kincir Angin mampu mengantongi tujuh poin dari tiga laga di penyisihan grup.
Sayangnya, cerita manis itu tak berlanjut kala menjejak babak 16 besar.
Mereka mesti mengakui keunggulan Portugal dan harus mengemas koper lebih cepat.
Hanya berselang dua tahun, kisah suram kembali terulang bagi tim Negeri Bunga Tulip itu.
Kejadian pahit itu terjadi pada gelaran Euro 2008.
Kala itu, Belanda mampu menyapu berish laga di fase grup dengan kemenangan.
Mereka lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup untuk menghadapi tim kuda hitam Rusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wout-weghorst-via-belanda-vs-ukraina.jpg)