CPNS Bali

INFO CPNS 2021 - Kota Denpasar Dapat Jatah 123 Formasi, Dibutuhkan Lulusan dari 2 Jurusan Ini 

Jadwal pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 digadang-gadang akan keluar besok

Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
Istimewa
ilustrasi Seleksi CPNS 2021 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jadwal pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 digadang-gadang akan keluar pada Selasa, 29 Juni 2021 esok.

Namun saat dihubungi Senin, 28 Juni 2021 pagi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar, I Wayan Sudiana mengaku belum ada surat resmi terkait hal tersebut.

“Kami di Denpasar belum menerima surat resmi tentang itu. Surat edarannya belum ada. Kamis ini ada Rakornas, mungkin setelah itu baru keluar,” kata Sudiana.

Sudiana mengatakan, sampai saat ini yang baru keluar hanyalah formasi CPNS maupun dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk Kota Denpasar.

Juga yang sudah keluar yakni Permenpan tentang pengadaan CPNS dan P3K tahun 2021.

Walaupun demikian, Sudiana mengaku pihaknya telah melakukan beberapa persiapan untuk pembukaan pendaftaran CPNS maupun P3K ini.

“Yang sudah kami lakukan pertama adalah formasi yang turun telah kami buatkan SK dengan SK Wali Kota Denpasar,” kata Sudiana.

Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapkan anggaran untuk pengadaan CPNS dan P3K ini.

Dimana besaran anggaran yang disiapkan sebesar Rp 800 juta lebih.

“Anggaran yang kami alokasikan sekitar Rp 800 juta lebih. Itu termasuk untuk sewa komputer dan jaringan untuk sekian hari,” katanya.

Untuk Kota Denpasar tahun 2021 ini mendapat jatah formasi CPNS sebanyak 123 formasi.

Adapun formasi ini merupakan Tenaga Teknis yang akan ditempatkan di beberapa OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Sudiana mengatakan sebelumnya, pihaknya mengajukan sebanyak 675 formasi CPNS ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI.

Namun, setelah dilakukan verifikasi yang diterima sebanyak 123 formasi.

“Formasi yang dicari yakni jurusan Ekonomi dan Akuntansi mulai dari SMK, D3, hingga S1. Untuk SMK hanya 1 orang,” katanya.

Sementara formasi yang paling banyak akan ditempatkan di Inspektorat sekitar 20 orang.

“Sisanya akan ditempatkan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemkot Denpasar,” katanya.

Menurut Sudiana, saat ini formasi CPNS yang tidak dicari adalah tenaga kesehatan, sebab tenaga kesehatan sudah dipenuhi di tahun 2019 lalu.

Pengajuan formasi tersebut sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

“Kami ajukan CPNS ini sesuai arahan Kemenpan-RB). Karena di tahun 2020 tidak ada pengajuan karena Covid-19, jadi kami ajukan sekaligus di tahun 2021. Sehingga jumlah pengajuan diakumulasi,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk formasi guru dipenuhi melalui pengadaan P3K.

Dimana untuk Denpasar mendapat jatah 1.169 formasi.

“Kami ajukan sebanyak 1.200an formasi, tapi yang diterima 1.169 formasi. Itu disesuaikan dengan kebutuhan guru yang ada di Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” katanya.

Guru ini akan ditempatkan di beberapa SD maupun SMP di Denpasar. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved