Selamat Jalan Lisda, Ingin Buru-buru Pulang karena Suami Sakit Keras Malah Tewas di Jalanan
Selamat Jalan Lisda, Ingin Buru-buru Pulang karena Suami Sakit Keras Malah Tewas di Jalanan
TRIBUN-BALI.COM - Kapan ajal menjemput, tak ada satu manusia pun yang tahu.
Seperti yang dialami Lisda, pegawai Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik, Medan, Sumatera Utara.
Nyawanya melayang setelah angkot yang ditumpanginya tertimpa pohon.
Nahasnya, pohon itu jatuh tepat di tempat duduknya di dalam angkot.
Lisda sengaja ingin pulang cepat karena suaminya sedang sakit keras.
Bahkan, sebelumnya Lisda tak pernah naik angkot tersebut.
Baca juga: Kecelakaan di Jembrana, Pemuda 17 Tahun Tewas Tabrak Tiang Listrik yang Roboh Akibat Hujan Deras
"Iya biasanya engga pernah Lidah naik angkot itu. Tapi karena angkot itu yang jemput ke RS jadi naik lah. Apalagi dia mau cepat - cepat pulang karena suaminya sakit berat," ujar anak abang dari Lisda, Senin (28/6/2021).
Sampai saat ini dikatakannya informasinya pun coba tidak diberitahukan ke sang suami karena takut terjadi syok.
Dikatakannya, jenazah Lisda akan dibawa langsung ke Komplek Bea Cukai, Kecamatan Medan Helvetia pada malam ini.
Amatan tribun-medan.com, keluarga Lisda sempat memasuki ruang jenazah usai dilakukan pemandian.
Baca juga: Mobil Pikap Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Ruas Jalan Dusun Pangi Dawan Klungkung
Terdengar suara tangis dari keluarga teramat pilu.
Mereka tidak menyangka kepergian Lisda begitu cepat.
Terlebih dikarenakan kondisi suaminya yang saat ini sedang sakit keras.
Sebelumnya diberitakan, dua pegawai RSUP Adam Malik meninggal dunia di dalam angkot karena ditimpa pohon tumbang di depan RSUP Adam Malik, Senin (28/6/2021).
"Iya benar kami lagi berduka dua orang meninggal dunia pegawai kami. Meninggalnya di dalam angkot terus dibawa ke kamar jenazah," kata Humas RSUP Adam Malik Rosario Dorothy kepada Tribun Medan melalui saluran telepon, Senin (28/6/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/angkot-tertimpa-pohon.jpg)