Berita Bali
Terpilih sebagai Rektor Universitas Udayana, Prof Antara Akan Perhatikan Peran Alumni di Masyarakat
Kemudian dengan segala output dan outcome di dalamnya ada inovasi, publikasi, ada produk-produk yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekarang ini
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Prof DR Ir I Nyoman Gde Antara M.Eng, rektor terpilih Universitas Udayana (Unud) Bali periode 2021-2025 menyampaikan, program yang sudah ada sekarang ini menjadi baseline dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.
Kemudian dengan segala output dan outcome di dalamnya ada inovasi, publikasi, ada produk-produk yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekarang ini berjalan akan dilanjutkan.
"Selain itu peranan alumni di masyarakat juga menjadi perhatian kami, disamping juga kami ingin membuat ekosistem pendidikan di Unud itu lebih baik. Termasuk infrastruktur, sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM) seperti dosen dan tenaga pendik itu akan kita lakukan sesuai dengan prioritas," ujar Prof DR Ir I Nyoman Gde Antara M.Eng, Selasa 6 Juli 2021 saat dihubungi tribunbali.com melalui sambungan telepon.
Masih dalam masa pandemi Covid-19 sekarang ini, ia berharap awalnya pada pembelajaran semester ganjil yang akan datang, sistem pembelajaran dapat dilakukan secara hybrid atau tatap muka langsung bagi yang memungkinkan dan daring.
Baca juga: Tumbangkan Dominasi Fakultas Kedokteran, Prof Antara Terpilih Rektor Baru Universitas Udayana Bali
Tetapi nyatanya perkembangan kasus Covid-19 sekarang ini tidak menguntungkan bagi institusi dan pihak Unud mengutamakan sisi kesehatan, serta pihaknya juga harus mengikuti aturan-aturan yang dikeluarkan pemerintah baik dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
"Kami tidak dapat bergerak lebih leluasa lagi (untuk melakukan pembelajaran secara hybrid), selain mengikuti kebijakan PPKM Darurat yang harus 100 persen pembelajaran dilakukan daring.
Itu artinya tidak bisa kita lakukan terobosan-terobosan pembelajaran karena melihat kondisi kita sekarang," imbuh Prof DR Ir I Nyoman Gde Antara M.Eng.
Mengenai kapan pelantikan dilakukan, ia menyampaikan belum mengetahui informasi lebih lanjut karena itu sepenuhnya kewenangan dari Kemendikbud Ristek, tetapi yang jelas penugasan dari Ibu Rektor (Prof. Sudewi rektor lama) paling lambat adalah tanggal 21 Agustus 2021 mendatang.
"Saya tidak tahu (kapan pelantikan) karena itu bukan kewenangan saya. Saya hanya menunggu saja kalau ada undangan dilantik, ya saya siap," jelasnya.
Tumbangkan Dominasi Fakultas Kedokteran
Seperti diketahui, Prof DR Ir I Nyoman Gde Antara M.Eng mendapatkan suara terbanyak untuk menjadi rektor terpilih Universitas Udayana (Unud) Bali periode 2021-2025 pada Selasa 6 Juli 2021.
Dalam pemilihan rektor (Pilrek) yang dilakukan secara online (daring) itu, Senat Universitas Udayana (Unud) dan wakil Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memberikan 81 suara untuk Prof Antara, 31 suara untuk Prof Dr dr I Ketut Suyasa Sp.B Sp.OT (K), dan 10 suara untuk DR Ir Wayan Budiasa MAP.
Total ada 122 suara yang ikut dalam Pilrek Universitas Udayana (Unud) itu. Mereka terdiri dari 79 suara dari Senat Unud dan 43 suara mewakili Kemendikbud Ristek. Dalam Pilrek ini tiga orang calon tampil sebagai kontestan.
“Iya benar. Saya barusan terpilih dengan suara terbanyak untuk jadi rektor terpilih Unud. Ini acara Pilrek baru saja selesai,” ujar Prof Antara saat dikonfirmasi Tribun Bali mengenai kabar keterpilihannya sebagai Rektor Universitas Udayana hari ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/profesor-i-nyoman-gde-antara.jpg)