Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Tinjau Vaksinasi Anak di Gianyar, Sekda Dewa Indra Harapkan Herd Immunity Segera Tercapai

Untuk melawan badai pandemik Covid-19, berbagai cara dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, salah satunya, yakni melalui vaksinasi

Tayang:
Penulis: Ragil Armando | Editor: Karsiani Putri
Ragil Armando
Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang juga selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali, Dewa Made Indra meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 di Gianyar, Rabu 7 Juli 2021 

Memanfaatkan ruang kelas yang ada, anak-anak pun dibagi ke dalam sejumlah ruangan.

Mereka yang baru datang diarahkan ke ruangan khusus pengisian formulir, selanjutnya secara bertahap dipanggil menuju ruangan screening, vaksinasi dan observasi.

Pola ini diterapkan untuk mencegah terjadinya kerumunan pada siswa.

Dalam peninjauan, Sekda Dewa Indra juga berinteraksi langsung dengan para siswa yang mengikuti vaksinasi.

“Gimana rasanya setelah divaksin, ndak sakit kan,” tanyanya yang dijawab tidak oleh para siswa.

Kepada mereka yang masih menunggu giliran divaksin, Dewa Indra berpesan agar tidak tegang.

Ia juga menekankan para guru agar memastikan anak-anak sarapan terlebih dahulu sebelum divaksin.

Sekda Dewa Indra berharap, pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun ini bisa lebih dipercepat.

Selain memperluas cakupan herd immunity, vaksinasi bagi kelompok anak ini juga berkaitan dengan percepatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, dalam kunjungan di tiga sekolah, birokrat kelahiran Singaraja ini memastikan ketersediaan ruang belajar di tiap sekolah untuk mendukung PTM yang disesuaikan dengan ketentuan protokol kesehatan.

Terkait dengan pola pembelajaran, Ia berpendapat kedepannya lembaga pendidikan tak mesti hanya berpatokan pada PTM.

BACA JUGA: Dikarenakan PPKM Darurat, Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Badung Batal Dilaksanakan

Menyiasati kurangnya ruang belajar, Ia menyarankan pemberlakuan sistem kombinasi PTM dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved