Berita Bangli
Vaksinasi Polres Bangli Telah Mencapai 9.251 Orang, Targetkan 1000 Vaksin Perhari
Sejak dilaksanakan 26 Juni, hingga kini Gerai Vaksin Presisi Polres Bangli telah melakukan vaksinasi kepada 9.251 warga Bangli.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Sejak dilaksanakan pada tanggal 26 Juni, hingga kini Gerai Vaksin Presisi Polres Bangli telah melakukan vaksinasi kepada 9.251 warga Bangli.
BACA JUGA: Penerapan PPKM Darurat di Tabanan Terus Diperketat, Masih Ada Yang Tidak Menggunakan Masker
Pihak kepolisian juga menegaskan vaksinasi akan terus digencarkan tiap hari dengan target 1000 vaksin per hari.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Selasa 6 Juli 2021.
Pihaknya menjelaskan, sejatinya dalam kegiatan vaksinasi pihak Polres Bangli sudah ikut serta sejak awal dimulainya Program Gerakan Serentak (Gertak) Vaksinasi bulan Mei lalu.
Gerai Vaksin Presisi hanyalah penamaan saja agar sama di seluruh Polri.
Sementara vaksin yang digunakan adalah vaksin Pemda Bangli.
“Jadi, tugasnya kita membackup Pemda dalam vaksinasi. Khususnya, pada desa-desa yang animo masyarakatnya kurang. Sehingga kita bisa memobilisasi,” ujarnya.
Kurangnya animo masyarakat disebabkan beberapa faktor.
Salah satunya tidak tahu informasi pelaksanaan vaksinasi.
Kapolres mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi pihak puskesmas tentu kekurangan personel untuk melakukan sosialisasi ke desa-desa ataupun ke banjar-banjar tentang pelaksanaan vaksin.
Sehingga masyarakat yang datang untuk mendapatkan vaksin cenderung lebih sedikit.
Selain itu juga disebabkan tingkat kesadaran masyarakat yang kurang akan pentingnya vaksin.
Kapolres menjelaskan, fungsi vaksin selain untuk menjaga kesehatan diri sendiri, juga untuk menjaga kesehatan orang lain.
“Disamping itu, fungsi vaksin ini juga untuk kelengkapan administrasi. Karena kartu vaksin ini, kalau kita tidak punya kartu vaksin, suatu hari nanti pada saat sudah 80 persen masyarakat tervaksin, akan menjadi persyaratan pada pengurusan administrasi Pemerintahan. Kemudian syarat untuk buat SIM kedepan juga harus membawa kartu vaksin. Jadi masyarakat harus tahu, vaksin ini selain untuk kesehatan, juga kepentingan administratif,” terangnya.
Karenanya pihak Polres Bangli dalam hal ini melakukan pendekatan melalui edukasi dan sosialisasi.
Seperti besok dijadwalkan vaksinasi di Siakin, kata Kapolres, hari ini Bhabinkamtibmas hingga Kapolsek Kintamani sudah turun ke Siakin.
Sudah mengumpulkan Perbekel dan para kelihan-kelihan yang ada bahwa besok ada vaksinasi sehingga masyarkat yang datang juga akan banyak.
Mantan Kapolres Mappi, Papua itu menambahkan, vaksinasi di Gerai Vaksin Presisi dilaksanakan oleh 14 tenaga kesehatan dari Polres Bangli dan tiga tenaga kesehatan dari Kodim 1626/Bangli.
Vaksinasi dilaksanakan tiap hari dengan target 1000 orang per hari.
Sementara disinggung target pelaksanaan, AKBP Agung mengikuti target dari Pemkab Bangli.
“Kalau bisa tanggal 10 Juli targetnya sudah diatas 70 persen. Ini tujuannya untuk mempercepat. Namun kalau belum, tentunya akan kita lanjutkan. Intinya kita mendukung tim Pemda Bangli agar segera tercapai kekebalan komunal di Bangli,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pelaksanaan-gerai-vaksin-presisi-polres-bangli-di-desa-mengani-kintamani-bali-selasa-6-juli-2021.jpg)