Singapura Akan Kembali Izinkan Resepsi Dan Beri Keistimewaan Bagi Penerima Vaksin Pfizer Dan Moderna

Tentu saja ini adalah kabar gembira bagi pengusaha restoran, kedai kopi, food court, hawker, kafe, dan bar y

Editor: Eviera Paramita Sandi
Roslan RAHMAN / AFP
Seorang pria mengendarai sepeda di sepanjang jalan di kawasan bisnis keuangan Raffles Place di Singapura pada tanggal 20 April 2021. Singapura Kini Jadi Tempat Terbaik untuk Ditinggali selama Pandemi, Singkirkan Selandia Baru yang Sebelumnya Berada di Posisi Pertama 

Warga yang sudah menerima vaksin Pfizer dan Moderna akan mendapatkan sejumlah keistimewaan.

Mereka diizinkan beraktivitas bersama maksimal 8 orang.

Jumlah hadirin untuk acara massal seperti resepsi pernikahan, konser musik, pertunjukan film di bioskop, pertunjukan olahraga, kongregasi agama akan dinaikan menjadi 500 orang.

Sepanjang sudah menerima dua dosis vaksin Pfizer dan Moderna, warga dapat menghadiri acara tanpa harus menjalani tes Covid-19.

Diharapkan karyawan juga mulai dapat bertahap kembali bekerja di kantor.

Namun, penerima vaksin Sinovac yang tidak masuk program vaksinasi nasional Singapura dan warga yang masih menolak divaksin tidak akan diizinkan menikmati kelonggaran lebih luas tersebut.

Penerima vaksin Sinovac juga tidak akan dihitung di daftar penerima vaksin nasional.

Sejauh ini sudah ada 17.296 warga Singapura yang memilih disuntik dengan Sinovac.

Penerima vaksin buatan China ini harus gigit jari karena pemerintah Singapura menyimpulkan, sementara belum ada data yang cukup mengenai tingkat efikasi Vaksin terutama menghadapi varian Delta yang sedang mengganas.

Saat ini total dua per tiga populasi "Negeri Merlion” telah menerima dosis pertama vaksin.

Ditargetkan pada akhir Juli, 50 persen warga telah menerima dua dosis vaksin.

Target krusial adalah mencapai 67 persen pada hari perayaan kemerdekaan Singapura 9 Agustus bulan depan.

Gencarnya agenda vaksinasi Singapura tidak terlepas dari persiapan transisi Singapura untuk mengumkan cetak biru hidup bersama Covid-19.

Normalisasi besar-besaran di sejumlah sektor kehidupan diyakini akan dimulai dari bulan Agustus-September.

Kebijakan lebih rinci seperti penerbangan liburan ke luar negeri akan diumumkan lebih jauh ketika angka vaksinasi terus meningkat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved