Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Euro 2020

Final Piala Eropa Italia vs Inggris, Southgate Ingin Kemenangan dan Catatkan Sejarah The Three Lions

Tim besutan Gareth Southgate sukses melaju ke final Piala Eropa 2020 seusai menyingkirkan Denmark lewat skor akhir 2-1 di semifinal pada Kamis 8 Juli

Tayang:
Editor: Ady Sucipto
NEIL HALL / POOL / AFP
Manajer Inggris Gareth Southgate (kanan) dan pelatih Belgia Roberto Martinez bereaksi selama pertandingan sepak bola grup A2 UEFA Nations League antara Inggris dan Belgia di stadion Wembley di London utara pada 11 Oktober 2020. 

TRIBUN-BALI.COM, LONDON - Tim besutan Gareth Southgate sukses melaju ke final Piala Eropa 2020 seusai menyingkirkan Denmark lewat skor akhir 2-1 di semifinal pada Kamis 8 Juli 2021 lalu.

Di laga final Piala Eropa 2020 Inggris sudah dinanti Italia untuk merebutkan trofi Euro 2020.

Gareth Southgate sukses membawa Inggris ke final Piala Eropa 2020 setelah 55 tahun lamanya selalu gagal tampil di partai puncak turnamen bergengsi.

Dalam catatan sejarah, Inggris berhasil menembus babak final Piala Dunia pada 1966 silam.

Momen itu menjadi paling bersejarah dalam ingatan public di Inggris setelah mereka menyingkirkan Jerman dan menjadi juara.

Kini, sosok Gareth Southgate berjanji untuk kembali mencatatkan tinta sejarah bagi The Three Lions.

Pelatih Timnas Inggris tersebut ingin Harry Kane cs menjadi juara sekaligus menorehkan prestasi yang akan terus dikenang oleh rakyat Inggris.

Baca juga: Update Jadwal Final Piala Eropa: Ambisi Kane Jadi Top Skor Euro 2020 Bakal Diuji Bek Tangguh Ini

Baca juga: JADWAL Final Euro 2020: Penantian 55 Tahun Inggris, Berkat Dewi Fortuna, Harry Kane: Untung Rebound

Pelatih Inggris Gareth Southgate berbicara kepada jurnalis dalam sesi konferensi pers setelah laga perempat final Euro 2020 melawan Ukraina di Stadion Olimpico pada 3 Juli 2021.
Pelatih Inggris Gareth Southgate berbicara kepada jurnalis dalam sesi konferensi pers setelah laga perempat final Euro 2020 melawan Ukraina di Stadion Olimpico pada 3 Juli 2021. (©UEFA via Kompas.com)

Harry Kane mencetak gol pada masa ekstra time setelah penalti kontroversial. Inggris mencapai final besar pertama mereka dalam 55 tahun. Kal ini, mereka akan menghadapi Italia di partai puncak.

"Saya sangat bangga dengan para pemain. Kami telah mengatakan kami ingin membuat kenangan bagi bangsa," katanya.

“Final harus dimenangkan, kami harus berkumpul kembali, mempersiapkan diri dengan baik, malam ini telah menghabiskan banyak hal secara fisik dan emosional,” katanya.

Southgate memperingatkan bahwa Inggris akan menghadapi ujian besar lainnya melawan Italia di final.

"Mereka tim yang sangat bagus, saya sudah memikirkan itu selama beberapa tahun terakhir,” kata Southgate.

“Mereka telah menunjukkan performa yang fantastis, mereka memiliki pejuang saat bertahan di belakang yang telah melalui segalanya, ini adalah pertandingan yang hebat untuk dinanti-nantikan,” ucapnya.

Baca juga: Prediksi Final Piala Eropa Italia vs Inggris, Eks Liverpool Ini Jagokan Kane Cs Menang Adu Penalti

Baca juga: Sosok Wasit di Laga Final Euro 2020 Italia vs Inggris, Jadi Pengingat Verratti Soal Kisah Kelam Ini

Kapten Inggris, Harry Kane menambahkan: “Kami memiliki satu pertandingan lagi, ini merupakan turnamen yang fantastis sejauh ini. Kami akan menyelesaikan pekerjaan, kesempatan yang luar biasa untuk bermain di Wembley dan berada di final besar pertama kami di Euro,” ucap Kane.

Pemain depan Inggris Harry Kane (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua pada pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark di Stadion Wembley di London pada 7 Juli 2021.
Pemain depan Inggris Harry Kane (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua pada pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark di Stadion Wembley di London pada 7 Juli 2021. (JUSTIN TALLIS / POOL / AFP)

Oleh karena itu, Southgate mendesak para pemain untuk menaklukkan satu rintangan besar yaitu Italia menjelang laga perebutan gelar juara dengan Italia. Mereka ingin menutup menutup EURO 2020 dengan kemenangan.

Di Stadion Wembley yang ramai penonton, Inggris akan menghadapi final pertama melawan tim Italia, tim yang terakhir memenangkan turnamen pada tahun 1968.

Dengan sejarah yang dipertaruhkan, Southgate ingin menantang para pemainnya untuk bisa melakukan pekerjaannya dengan gayanya.

“Mereka sangat menyenangkan. Kami memiliki satu langkah lagi melawan tim fantastis yang tidak terkalahkan dalam banyak pertandingan," ucapnya.

Italia, tak terkalahkan dalam 33 pertandingan terakhir mereka, telah menjadi salah satu tim paling mengesankan di turnamen tersebut.

Tapi Inggris akan memiliki sebagian besar dari 60.000 penonton Wembley yang menginginkan mereka menang. Itu akan menjadi faktor yang menurut Southgate sangat penting.

"Keuntungan besar adalah kami akan ditonton langsung penggemar kami,” katanya.

Hal hebat dalam kelompok pemain di tim Inggria adalah mereka memiliki begitu banyak pengalaman berbeda dan menemukan begitu banyak cara berbeda untuk memenangkan pertandingan.

"Mereka tidak panik pada saat-saat sulit, mereka bisa bertahan, lalu mereka bangkit dan kembali ke permainan. Pada akhirnya ini adalah malam yang indah untuk para penggemar kami, untuk publik kami dan untuk negara kami," katanya.

Pesta perayaan yang penuh rasa gembira terasa di penjuru Inggris usai peluit akhir. Memberikan momen katarsis bagi bangsa setelah begitu banyak kekalahan menyakitkan di turnamen sebelumnya.

Nyanyikan Lagu Sweet Caroline Bersama Ribuan Fans

Ekspresi kegembiraan dari ribuan penonton di Wembley tampak pada saat selebrasi usai pertandingan. Bersama Southgate dan para pemainnya, mereka bergabung bersama saat kompak menyanyikan lagu 'Sweet Caroline'.

Semuanya kompak menyanyikan bait-bait lagu yang sambil mengangka kedua tangannya ke atas yang diciptakan pada tahun 1969 itu.

Namun setelah itu, Southgate sadar bahwa Inggris perlu segera mengalihkan fokus mereka ke Italia yang kini telah bangkit di era Roberto Mancini.

"Ada kekacauan di lapangan dan saya adalah bagian darinya. Kami harus menikmati fakta bahwa kami berada di final, tetapi ada satu rintangan besar lagi yang harus ditaklukkan," ucap Southgate.

"Italia adalah tim yang sangat bagus. Saya pikir itu beberapa tahun terakhir. Mereka dalam performa luar biasa dan memiliki pejuang saat bertahan yang telah melalui segalanya. Ini pertandingan yang bagus untuk dinanti. Final ada untuk dimenangkan," katanya.

“Kami akan berkumpul kembali dan mempersiapkan diri dengan baik. Kami perlu pulih, itu akan menjadi laga yang akan membutuhkan banyak kekuatan fisik dan mental," katanya. (Tribunnews/mba)

Gareth Southgate

Pelatih: Timnas Inggris

Asal: Inggris

Usia: 50

Sejak: 30 Nov 2016-Sekarang

Statistik Melatih Azzurri:

56 Pertandingan

39 Kemenangan

7 Imbang

10 Kalah

124 Gol

45 Kebobolan

Prestasi:

1 Tembus Final EURO

12 Laga Terakhir Tak Terkalahkan

Semifinalis Piala Dunia 2018

Simak kabar terkini Euro 2020 lainnya 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jelang Final Euro 2020 Italia vs Inggris, Gareth Southgate: Final Ada untuk Dimenangkan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved