Breaking News:

Corona di Bali

Tidak Bisa Menunjukan Surat Vaksin & Bebas Covid-19, 88 Kendaraan di Bangli Diminta Putar Balik

Puluhan kendaraan yang hendak keluar masuk wilayah Bangli, Bali, terpaksa diminta putar balik oleh petugas gabungan

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Polres Bangli
Kasat Lantas Polres Bangli, AKP I Ketut Sukadana saat meminta keterangan pengendara yang melewati pos penyekatan, Kamis 8 Juli 2021 - Tidak Bisa Menunjukan Surat Vaksin & Bebas Covid-19, 88 Kendaraan di Bangli Diminta Putar Balik 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Puluhan kendaraan yang hendak keluar masuk wilayah Bangli, Bali, terpaksa diminta putar balik oleh petugas gabungan.

Pasalnya, para pengendara kendaraan bermotor itu tidak melengkapi diri dengan surat keterangan vaksin dan bebas Covid-19.

Kasat Lantas Polres Bangli, AKP I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi Kamis 8 Juli 2021 membenarkan hal tersebut.

Ia menjelaskan, selain tidak mampu menunjukkan surat keterangan vaksin dan bebas Covid-19, pengendara yang diminta putar balik karena tidak memiliki tujuan jelas.

Baca juga: PPKM Darurat di Denpasar, Jam Operasional Sampai Pukul 20.00 Wita, Ini yang Ditemukan Saat Sidak

“Secara total ada 88 kendaraan yang diminta untuk putar balik. Diantaranya 40 sepeda motor, 39 mobil, dan 8 truk,” ujarnya.

Pihaknya juga mengatakan, selama PPKM Darurat ini, pihaknya melakukan operasi penyekatan di Kabupaten Bangli.

Penyekatan dipusatkan di beberapa empat titik, antara lain perbatasan Bangli menuju Gianyar, jalur Bangli menuju Buleleng, jalur Tembuku menuju Karangasem, dan jalur Susut menuju Gianyar.

“Penyekatan ini dilakukan selama 24 jam, bersama tim gabugan dari Kepolisian, TNI, dan Satpol PP,” jelasnya.

Selain dilakukan penyekatan bagi pengendara yang hendak keluar masuk Bangli, tim gabungan juga melakukan sidak protokol kesehatan (prokes).

Bagi pengendara yang tidak mengenakan masker, oleh petugas gabungan langsung ditindak dengan sanksi denda.

Baca juga: Wiranatha Diperiksa di 5 Titik, Penyekatan PPKM Darurat di Bali Ditambah Jadi 39 Lokasi

AKP Sukadana mengimbau pada seluruh masyarakat Bangli maupun luar Bangli agar menunda rencana keluar apabila tidak ada kepentingan mendesak, selama PPKM Darurat.

“Mari kita sama-sama mentaati aturan yang berlaku ini untuk kebaikan kita bersama dalam rangka menekan kasus Covid-19. Kalaupun harus keluar, mohon lengkapi diri dengan surat yang telah ditentukan dan juga ingat prokes ,” tandasnya. (*).

Kumpulan Artikel Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved