Breaking News:

PPKM Darurat Diperpanjang 6 Minggu ke Depan, Begini Dampaknya untuk Pasar Saham

pasar akan akan bergerak lebih volatile dengan kecenderungan melemah mencermati sentimen PPKM lanjutan dan ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang terhamb

Editor: Kambali
Pixabay
Ilustrasi harga saham 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Simak dampaknya pasar saham jika PPKM Darurat diperpanjang di artikel ini.

Pemerintah telah menyiapkan skenario perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga enam minggu ke depan guna menekan kasus Covid-19.

Analis Erdhika Elit Sekuritas Hendri Widiantoro mengatakan, perpanjangan PPKM darurat ini tidak dapat dipungkiri bakal menyebabkan pertumbuhan ekonomi kembali tertahan.

Bank Indonesia (BI) juga telah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2021 berkisar di 3,8% sebelumnya sempat diproyeksikan tumbuh 4,1%-5,1%.

Baca juga: Gara-gara Ronaldo Geser Botol, Saham Coca Cola Langsung Anjlok, Padahal Sponsor EURO 2020

"Dampaknya, pasar akan akan bergerak lebih volatile dengan kecenderungan melemah mencermati sentimen PPKM lanjutan dan ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang terhambat," kata Hendri, Selasa, 13 Juli 2021.

Menurut dia, tekanan jual kemungkinan akan terjadi sejalan dengan adanya panic selling pelaku pasar saat ini.

Hal itu terlihat pada perdagangan pada sesi 2 Selasa, 13 Juli 2021.

Investor melepas sahamnya untuk profit taking atau menghindari risiko investasinya di pasar saham di tengah adanya ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian bisnis.

Baca juga: Jangan Pernah FOMO, 5 Tips Investasi Saham yang Perlu Diketahui

Meski begitu, dia melihat kemungkinan turunnya IHSG tak akan sedalam PSBB pertama kali diterapkan pada 2020 yang lalu.

Pasalnya, pemerintah dan pelaku pasar tampak lebih siap dibandingkan tahun lalu dalam menghadapi pandemi ini.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved