Wawancara Tokoh

Ini Kisah Anggota Polda Bali Brigadir Hendra, Terpilih Bertugas Sebagai Peacekeepers di Afrika

Brigadir I Gede Hendra Astika (27) seorang putra daerah Bali sekaligus anggota Polda Bali mengukir tinta emas

Polda Bali
Brigadir I Gede Hendra Astika - Ini Kisah Anggota Polda Bali Brigadir Hendra, Terpilih Bertugas Sebagai Peacekeepers di Afrika Tengah 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Brigadir I Gede Hendra Astika (27) seorang putra daerah Bali sekaligus anggota Polda Bali mengukir tinta emas dalam 8 tahun perjalanan karirnya sebagai polisi.

Pemuda berusia 27 tahun ini berhasil terpilih dalam program Formed Police Unit (FPU) Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (Minusca) atau Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika Tengah atau disebut Peacekeepers Polri.

Brigadir Hendra mengaku, ada dua perasaan yang menggelayutinya saat pertama mendengar kabar ia ditunjuk oleh Mabes Polri sebagai perwakilan Indonesia di kancah dunia Internasional.

Dikatakan dia, ada rasa bangga dan rasa tertanam beban di pundak.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, DPRD Bali Minta Gubernur Komunikasi dengan Bupati dan Wali Kota Soal Bansos

Bagaimana tidak, ia bukan hanya membawa nama daerah, institusi maupun keluarga, melainkan nama baik Indonesia di mata dunia internasional.

"Kalau untuk dikatakan perasaan, perasaannya jelas ada dua yaitu yang pertama bangga, bangga karena menjadi pasukan perdamaian putra daerah Bali khususnya dan membanggakan keluarga, daerah dan institusi," ujar Hendra kepada Tribun Bali, Sabtu 17 Juli 2021.

"Yang kedua perasaan beban, jelas tertanam beban karena kita di sini bukan membawa nama daerah, institusi maupun keluarga, melainkan nama baik Indonesia di mata dunia seperti yang kita ketahui bersama bahwa misi ini diemban oleh PBB dan PBB memberikan mandat kepada beberapa negara khususnya Indonesia yang telah dilaksanakan sejak tahun 2008," imbuhnya.

Lulus dari Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Singaraja, Bali angkatan 38 pada tahun 2013.

Tugas dalam misi PBB menjadi pencapaian terbaik dalam kariernya sejauh ini.

"Bertugas kurang lebih selama 8 tahun inilah pencapaian terbaik saya, karena saya beserta 139 rekan person Polri tersaring dari sekian ribu personel Polri yang mengikuti seleksi," tuturnya.

Pria kelahiran Tabanan, 2 Oktober 1994 ini bakal diberangkatkan pada bulan September 2021 mendatang.

Sebagai persiapannya, ia mengikuti pre deployment training atau Latpragas sejak bulan April 2021 lalu.

Untuk terpilih bertugas dalam misi PBB, setiap tahunnya Polri menyaring dan menyeleksi ribuan anggota yang layak untuk mengikuti misi PBB ini dari berbagai daerah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved