Breaking News:

Corona di Bali

Kodam IX/Udayana Menerima Sekitar 1.000 Paket Obat Gratis Untuk Warga di Bali yang Positif Covid-19

KODAM IX/Udayana menerima alokasi sekitar 1.000 paket obat gratis bagi warga Pra Sejahtera di Bali yang terkonfirmasi positif

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Dok. Kodam IX/Udayana
Pendistribusian paket obat Isoman yang dibagikan secara gratis dari pemerintah pusat melalui Kodam IX/Udayana, ratusan paket tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Kamis 15 Juli 2021 - Kodam IX/Udayana Menerima Sekitar 1.000 Paket Obat Gratis Untuk Warga di Bali yang Positif Covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - KODAM IX/Udayana melalui Kesdam IX/Udayana menerima alokasi sekitar 1.000 paket obat gratis bagi warga Pra Sejahtera di Bali yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman).

Kepala Kesdam IX/Udayana Kolonel Ckm dr I Made Mardika SpPD MARS mengatakan, pada tahap awal pihaknya menerima 260 paket obat Isoman dari total alokasi 1.035 paket obat Isoman yang terdiri dari tiga paket.

"Yang tiba hari ini (kemarin, Red) 130 paket dua, dan 130 paket tiga, total 260 paket. Di Bali dialokasikan 1.035 paket bagi Isoman dengan hasil lab positif PCR, yakni paket Isoman satu 125 paket, paket Isoman dua 650 paket dan paket Isoman tiga 260 paket obat. Kita distribusikan secara bertahap," kata Made Mardika kepada Tribun Bali.

Ia menjelaskan, paket obat Isoman diberikan bagi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani Isoman baik tanpa gejala (OTG) maupun gejala ringan, sehingga dibedakan dalam tiga paket, dalam satu paket per pasien untuk 7 hari.

Baca juga: Bincang dengan Guru Besar Farmasi UGM, Bergejala Berat Covid-19, Obatnya Lebih Kompleks

"Ya, ada tiga paket, paket Isoman satu isinya vitamin untuk meningkatkan imun bagi OTG, paket Isoman dua isinya obat dengan keluhan panas dan atau penciuman hilang (anosmia) dan paket Isoman tiga untuk keluhan panas, gangguan napas dan batuk kering. Jadi dibedakan kandungannya dari paket itu. Satu orang mendapatkan paket untuk 7 hari," paparnya.

Sedangkan, terkait distribusi, Made memastikan TNI mengawal dari hulu ke hilir mengantarkan sampai dengan ke tangan para pasien langsung dengan mengerahkan Babinsa di wilayah Kodim jajaran.

Tidak hanya mengantarkan obat, Babinsa juga bertugas memberikan edukasi pasien, memastikan obat diminum sesuai regimen dan memantau gejala pasien.

Selain itu, Kodam IX/Udayana juga berkerjasama dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas-Puskesmas setempat di daerah-daerah untuk merekomendasikan, namun penyerahannya langsung oleh Babinsa.

Pihaknya juga memastikan obat gratis dari pemerintah tidak diperjualbelikan, sehingga dikawal langsung oleh TNI.

"Untuk alur distribusinya Kesdam sudah berkoorinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dan kami kerahkan Babinsa di Kodim jajaran. Kami kawal pendistribusiannya sampai ke tangan penerima. Kami sudah ada data-data penerima by name by adress karena ini dikhususkan bagi warga Pra Sejahtera. Jadi seperti pegawai negeri, TNI, Polri dan masyarakat sejahtera, meskipun Isoman, ya tidak mendapatkan (paket)," jelas dia. (*).

Kumpulan Artikel Corona di Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved