Berita Klungkung

RSUD Klungkung Kembali Siapkan Ruang Isolasi Basement Guna Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

RSUD Klungkung kembali menyiapkan ruang Isolasi Basement sebagai ruang isolasi pasien Covid-19

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Dok. RSUD Klungkung
Pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- RSUD Klungkung kembali menyiapkan ruang Isolasi Basement sebagai ruang isolasi pasien Covid-19.

Hal ini menyusul terus meningkatnya angka pasien terkonfirmasi Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Lonjakan angka pasien terus diantisipasi, padahal belum lama ini RSUD Klungkung telah mengaktifkan kembali Ruang Jambu dan Ruang VIP sebagai tempat isolasi.

BACA JUGA: Pemuda Karangasem Gelar Aksi Solidaritas Dengan Berbagi Makanan Gratis Ditengah PPKM Darurat

Dirut RSUD Klungkung, dr I Nyoman Kesuma menjelaskan hingga Selasa 20 Juli 2021, terdapat 64 pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung.

Lima diantaranya harus dirawat di ruang ICU Covid-19 karena bergejala berat.

Angka itu menunjukan peningkatan kasus karena bulan Mei dan Juni rata-rata pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung kurang dari 10 pasien.

"Sebagian besar pasien bergejala sedang seperti demam, lemas, batuk, sesak, mual, muntah, diare, anosmia, dan gelisah," ungkap Nyoman Kesuma, Selasa 20 Juli 2021.

Pasien Covid-19 tersebut dirawat di beberapa ruangan isolasi seperti Ruang Kedongdong, Jambu, ICU Covid, Nicu Covid, kebidanan Covid, ditambah ruangan VIP yang kembali dibuka untuk merawat nakes.

Padahal Ruangan Isolasi Jambu dan VIP belum lama dibuka untuk antisipasi penambahan pasien Covid-19.

"Ada 8 nakes yang juga harus dirawat karena Covid-19. Ada perawat, dokter, dan petugas laboratorium," jelas Kesuma.

Tren peningkatan kasus Covid-19 ini, membuat pihak RSUD Klungkung kembali menyiapkan Ruangan Basement untuk Ruangan Isolasi.

Basement sendiri  berkapasitas 25 tempat tidur.

"Kami tengah siapkan untuk kembali membuka Isolasi Basement. Ini untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19," jelasnya.

Sementara itu terkait ketersediaan pasokan oksigen untum pasien di RSUD Klungkung sejauh ini masih aman.

Bahkan ketersediaan tabung oksigen untuk tiga hari kedepan masih mencukupi.

"Bahkan sebelum persediaan habis, sudah pesan untuk pasokan oksigen. Jadi, bisa besok atau lusa pasokan sudah datang karena kami sudah bekerjasama untuk menjamin ketersediaan oksigen dengan pihak pemasok," jelasnya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved