Corona di Bali
Pemkot Denpasar Akan Jajaki Hotel di Masing-masing Kecamatan untuk Isolasi Pasien Covid-19
Data kasus aktif Covid-19 di Kota Denpasar, Bali, hingga saat ini mencapai 16.20 persen.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Data kasus aktif Covid-19 di Kota Denpasar, Bali, hingga saat ini mencapai 16.20 persen.
Jumlah ini sebesar 3.333 orang, di mana sebanyak 423 orang dirawat di rumah sakit.
Sisanya sebanyak 190 orang menjalani karantina di hotel, dan sebanyak 2.720 orang masih menjalani isolasi mandiri (isoman).
Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan sinkronisasi data terkait warga yang menjalani isolasi mandiri.
Baca juga: Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri di Denpasar Mendapatkan Konsumsi 2 Kali Sehari
Data ini akan disinkronkan melalui pihak desa dengan data dari puskesmas ataupun rumah sakit.
Selanjutnya, mereka yang masih menjalani isolasi mandiri di rumah ini akan mendapat bantuan konsumsi untuk dua kali sehari.
Sementara itu, pihaknya juga sudah menyiapkan tiga hotel untuk melakukan isolasi terpusat yakni di Hotel Pop, Hotel Haris, dan Hotel Ina.
“Selain itu, Bapak Gubernur juga sudah menyiapkan satu tempat karantina yakni di Bapelkes,” kata Toya saat diwawancarai Rabu 21 Juli 2021.
Untuk menambah hotel dalam pelaksanaan isolasi ini, pihaknya juga akan melakukan penjajagan di setiap kecamatan.
Dengan demikian, masing-masing kecamatan akan memiliki tempat isolasi terpusat.
“Kami akan jajaki ke masing-masing kecamatan yang ada hotelnya. Agar jangan sampai yang dari Denpasar Barat karantina ke Denpasar Selatan. Namun ini baru kami jajaki, sepanjang ada dan diizinkan pemilik hotel kami akan lakukan,” katanya.
Sebelumnya, Pemkot juga mengefektifkan Satgas Covid-19 yang berada di setiap dusun/banjar, kelurahan/desa dan kecamatan.
Baca juga: Makna Spesial Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19 Menurut Presiden AS Joe Biden
Hal ini dilakukan untuk mendukung langkah pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar.
Pihaknya berharap dengan pola penanganan dan pencegahan secara efektif dapat dilaksanakan secara bersama dengan keterlibatan satgas banjar atau dusun, desa hingga kecamatan.
“Langkah mengefektifkan kembali satgas dusun/banjar hingga kecamatan dapat segera dilaksanakan dalam pencegahan dan penanganan kasus Covid-19,” katanya. (*).
Kumpulan Artikel Corona di Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-harian-gugus-tugas-percepatan-penanganan-gtpp-covid-19-kota-denpasar-yang-juga-pj.jpg)