Breaking News:

Selama PPKM Darurat, Trafik Penumpang Bandara Ngurah Rai Anjlok Hingga 85 Persen

Dimana pada periode 3-23 Juni 2021 tercatat sebanyak 317.846 penumpang, atau rata-rata harian sebanyak 15.892 penumpang.

istimewa kiriman Stakeholder Relation PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali.
Bandara Ngurah Rai Implementasikan Ketentuan Perjalanan Sesuai Aturan PPKM Darurat 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah memberlakukan PPKM Darurat untuk wilayah Jawa-Bali mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 kemudian diperpanjang hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Periode tanggal 3-22 Juli 2021 yang lalu, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat telah melayani sebanyak 47.855 penumpang atau rata-rata harian melayani sebanyak 2.393 penumpang.

Sementara untuk trafik pergerakan pesawat pada periode yang sama tersebut melayani 777 penerbangan baik take-off maupun landing, atau melayani sebanyak 39 pesawat rata-rata per harinya.

Hal ini disampaikan Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira saat dihubungi tribunbali.com, Sabtu 24 Juli 2021.

"Apabila pergerakan penumpang tersebut dibandingkan dengan periode yang sama pada bulan Juni terdapat penurunan sebesar 85 persen, dan turun sebesar 68 persen untuk pergerakan pesawat," imbuh Taufan.

Dimana pada periode 3-23 Juni 2021 tercatat sebanyak 317.846 penumpang, atau rata-rata harian sebanyak 15.892 penumpang.

Sementara untuk pergerakan pesawat periode yang sama sebanyak 2.435 pergerakan pesawat, atau rata-rata sebesar 122 pesawat per hari.

Penurunan tersebut tak lain dikarenakan ketatnya persyaratan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang menggunakan moda transportasi udara untuk mengurangi mobilitas masyarakat dimasa PPKM darurat.

Bahkan mulai 19 Juli 2021 lalu hingga 25 Juli terdapat persyaratan baru, berikut persyaratan baru bagi PPDN yang dimaksud :

1. Calon Penumpang dari atau ke Bandara di Pulau Bali wajib menunjukkan Sertifikat Vaksinasi (minimal dosis pertama) dan Surat Keterangan Negatif Covid-19 dengan Tes PCR 2X24 jam sebelum keberangkatan dihitung dari Surat Keterangan keluar;

2. Selama masa Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah (19-25 Juli 2021), perjalanan Penumpang dibatasi (termasuk Penumpang di bawah 18 tahun) untuk sementara, terkecuali :

a. Penumpang dengan keperluan bekerja di sektor esensial dan kritikal, wajib menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau Surat Keterangan Lainnya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah atau Surat Perintah Tugas dari Pimpinan Instansi setingkat Eselon II;
b. Penumpang dengan keperluan mendesak (pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi 1 orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang, dan Pengantar jenazah non Covid-19 maksimal 5 orang), wajib menunjukkan Surat Keterangan Perjalanan antara lain Surat Rujukan dari Rumah Sakit, Surat Pengantar dari Perangkat Daerah setempat, Surat Keterangan Kematian atau Surat Keterangan lainnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved