Breaking News:

Berita Klungkung

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Klungkung Kembali Siapkan Tempat Isolasi Terpusat

Satgas Covid-19 Klungkung mulai menyiapkan tempat siolasi terpusat untuk mengantisipasi perkembangan pandemi Covid-19

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Dok. Pemkab Klungkung
Satgas Covid-19 saat mengecek kesiapan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarangkan dan penginapan yang di kelola Pemkab, Graha Sanggraha sebagai tempat isolasi terpusat alternatif, Minggu 25 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Satgas Covid-19 Klungkung mulai menyiapkan tempat isolasi terpusat untuk mengantisipasi perkembangan pandemi Covid-19.

Selain isolasi di hotel, ada dua lokasi lain yang ditunjuk sebagai tempat isolasi terpusat, yakni di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarangkan dan penginapan yang di kelola Pemkab, Graha Sanggraha.

BACA JUGA: Rumah Dua Lantai di Denpasar Diamuk Si Jago Merah, Pemilik Merugi Ratusan Juta Rupiah

Satgas Covid-19 Klungkung, Minggu 25 Juli 2021 melakukan pemantauan ke lokasi yang disiapkan untuk isolasi terpusat, serta ke RSUD Klungkung untuk memantau kesiapan rumah sakit jika terjadi kasus yang luar biasa terkait Covid-19.

"Kembali saya tegaskan, tempat ini hanya untuk antisipasi jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Klungkung. Mudah-mudahan saja tempat isolasi tambahan untuk isolasi terpusat tidak ada yang terpakai," ungkap Ketua Satgas Covid-19 Klungkung, I Nyoman Suwirta, Minggu  25 Juli 2021.

Graha Sanggraha yang dulunya merupakan tempat penginapan milik Pemkab Klungkung, sudah tersedia 10 kamar yang siap digunakan.

Sementara di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarangkan di Banjar Tusan Kawan, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan sudah tersedia kurang lebih 50 tempat tidur.

Suwirta menugaskan instansi terkait agar segera melakukan inventarisir kebutuhan serta kelengkapan untuk tempat isolasi terpusat, mulai dari mengenai cara memonitoring pasien, keamanan, dan kebutuhan sehari-hari para warga yang menjalani isolasi mandiri.

"Ada beberapa kerusakan juga yang terdapat di SKB Banjarangkan dan sesegera mungkin akan kami lakukan perbaikan," ungkap Suwirta.

Sementara Kalak BPBD Klungkung yang juga Sekretaris Satgas Covid-19, I Putu Widiada menjelaskan, untuk isolasi mandiri terpusat di hotel sebenarnya telah disediakan 100 kamar, atau 200 tempat tidur.

Hanya saja saat ini masih tersisa 15 kamar, atau 30 tempat tidur.

"Kami di daerah wajib menyediakan tempat isolasi terpusat. Dua tempat lainnya seperti SKB dan Graha Sanggraha, merupakan tempat alternatif jika ada lonjalan kasus yang tinggi," ujar Widiada. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved