Corona di Bali
Delapan Daerah di Karangasem Bali Masuk Zona Merah Covid-19
Kelurahan/Desa di Kabupaten Karangasem, Bali, yang dinyatakan zona merah dan orange terus meningkat
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Kelurahan/Desa di Kabupaten Karangasem, Bali, yang dinyatakan zona merah dan orange terus meningkat sesuai pemetaan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Karangasem.
Mengingat sebulan terakhir temuan kasus Covid-19 di Bumi Lahar naik cukup signifikan.
Sesuai data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 di Karangasem, daerah yang dinyatakan zona merah sebanyak delapan Kelurahan/Desa.
Yakni Kelurahan Karangasem, Desa Bebandem, Kelurahan Subagan, Desa Sibetan, Desa Nongan, Desa Ababi, Desa Tulamben, terakhir yakni Bhuana Giri.
Baca juga: Obat Terapi Covid-19 Hanya Boleh Digunakan di Rumah
Koordinator Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 di Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama mengungkapkan, delapan Kelurahan/Desa yang masuk zona merah lantaran kasus yang masih dirawat di atas 10 kasus.
Sekarang, beberapa pasien terkonfirmasi sudah dinyatakan sembuh.
"Peta resiko Covid-19 di Kabupaten Karangasem berlaku dari tanggal 26 Juli sampai 1 Agustus 2021. Zona Desa/Kelurahan di Kabupaten Karangasem diperbaharui setiap minggu. Kasus Covid mengalami peningkatan sebulan terakhir ini,"ungkapnya, Rabu 28 Juli 2021.
Sedangkan untuk daerah yang masuk zona orange sebanyak 19 Kelurahan/Desa.
Diantaranya yakni Kelurahan Padang Kerta, Desa Seraya Tengah, Tumbu, Bungaya, Kubu, Bungaya Kangin, Pertima, Antiga, Tribuana, Ulakan, Tiying Tali, Sinduwati, Baturinggit, Besakih, Budakeling, Seraya Timur, serta Dukuh.
"Untuk daerah yang masuk zona kuning sebanyak 39 Desa tersebar di 8 Kecamatan di Karangasem. Sedangkan daerah yang masuk zona hijau, alias tidak ada kasus Covid 12 Desa tersebar di beberapa Kecamatan,"imbuhnya.
Saat penambahan kasus terus meningkat drastis, pihaknya mengimbau warga selalu tetap disiplin untuk menekan penyebaran Covid-19 di Karangasem.
Seperti memakai masker yang benar, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, jaga jarak, menjauhi kerumunan, dan yang terpenting yakni berperilaku hidup bersih serta sehat (PHBS) setiap hari.
"Berperilaku hidup bersih dan sehat. Seperti cek kesehatan, olahraga teratur, vitamin setiap hari, istirahat cukup, berserta diet seimbang,"imbau pejabat asli Kecamatan Sidemen tersebut.
Pihaknya berharap kasus Covid-19 di Karangasem bisa mengalami penurunan dan bisa ditekan.(*).
Baca juga: Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat, RSUD Sanjiwani Gianyar Tambah 22 Bed Isolasi
Kumpulan Artikel Corona di Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-dinkes-karangasem-gusti-bagus-putra-pertama.jpg)