Breaking News:

Berita Gianyar

Dampak PPKM Level 4, Kantor Perbekel dan Lurah di Gianyar Hanya Layani Urusan Penting

Selama penerapan PPKM Level 4 di Kabupaten Gianyar, Bali, hampir semua instansi pemerintah tidak berjalan maksimal.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kadis PMD Gianyar, Ngakan Ngurah Adi 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Selama penerapan PPKM Level 4 di Kabupaten Gianyar, Bali, hampir semua instansi pemerintah tidak berjalan maksimal.

Bahkan hal tersebut terjadi di tingkat desa atau kelurahan.

Di mana staf setempat hanya diperbolehkan bekerja 25 persen, dan hanya melayani urusan penting.

Kadis PMD Gianyar, Ngakan Ngurah Adi, Kamis 29 Juli 2021 mengatakan, seluruh kantor perbekel dan lurah hanya bekerja 25 persen.

Baca juga: Kabupaten Gianyar Kembali Meraih Penghargaan Sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2021

Itupun kata dia tidak full satu hari kerja dan  hanya mengurus kepentingan administrasi warga yang bersifat penting.

"Instruksinya tegas, untuk perbekel lurah WFO 25 persen dan hanya untuk administrasi yang penting saja," ujarnya. 

Lebih lanjut dikatakannya, hal tersebut dipastikan tidak akan menuai keluhan dari masyarakat.

Sebab saat ini, warga yang mengurus administrasi ke kantor desa atau kelurahan tidak sebanyak saat situasi normal.

"Ini akan terjadi sampai 2 Agustus, nanti apa diperpanjang atau bagaimana kita ikuti kebijakan pimpinan," ujarnya. 

Baca juga: Tak Sanggup Beli Narkotika, Sejumlah Pecandu Minta Direhab BNNK Gianyar

Terkait pelaksanaan APBDes, kata dia, saat ini sebagian sudah dilaksanakan pada awal-awal tahun.

Selain itu, saat ini juga sudah tidak ada lagi proyek fisik, mengingat sebagian dana desa diarahkan untuk penanggulangan pandemi covid-19.

Perbekel Batuan, Ari Anggara menyebutkan walau yang bekerja hanya 25 persen, namun pelayanan yang diberikan tetap maksimal.

Baca juga: Pasca Adanya Keluhan Orangtua Siswa, Bupati Gianyar Telusuri Sekolah yang Tak Kembalikan Uang Siswa 

Kata dia, umumnya warga yang datang ke kantor desa adalah untuk urusan administrasi kependudukan, urusan kredit di desa dan surat keterangan kerja atau surat jalan.

"Pelayanan tetap maksimal, saat ini warga datang ke kantor pada umumnya urusan administrasi kependudukan dan sebagian kredit di desa," ujarnya. (*)

Berita lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved