Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Galungan dan Kuningan

Jelang Galungan, Stok Babi di Gianyar Bali Melimpah, Distan Pastikan Ternak Sehat dan Layak Konsumsi

petugas memberikan edukasi kepada para peternak agar tidak menjual ternak yang sakit atau menunjukkan gejala penyakit.

Tayang:
Istimewa
Ilustrasi Babi - Jelang Galungan, Stok Babi di Gianyar Bali Melimpah, Distan Pastikan Ternak Sehat dan Layak Konsumsi 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, masyarakat Gianyar tak perlu khawatir soal ketersediaan daging babi.

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Gianyar memastikan stok babi potong masih melimpah dan seluruh ternak yang dipasarkan dalam kondisi sehat serta layak konsumsi.

Kepastian itu diperoleh setelah tim Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Distan Gianyar melakukan pemantauan langsung ke sejumlah peternakan besar dan peternak rakyat di berbagai wilayah Gianyar, Bali, Minggu 7 Juni 2026.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan pasokan babi tetap mencukupi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Galungan dan Kuningan.

Baca juga: Jelang Hari Raya Galungan, Satgas Pangan Bali Awasi Jalur Distribusi Daging Babi dan Beras

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi kesehatan ternak guna menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

Plt Kepala Bidang Kesehatan Hewan Distan Gianyar, I Made Dwitemaja, Senin 8 Juni 2026 mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap tiga peternakan pemasok utama, serta sejumlah peternak lokal yang menjadi penyuplai kebutuhan babi potong di Gianyar.

"Hasil pemantauan menunjukkan seluruh ternak yang kami periksa dalam kondisi sehat dan siap dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Galungan dan Kuningan," ujarnya.

Menurutnya, tiga sentra pemasok utama yang menjadi fokus pemantauan berada di wilayah Payangan, Blahbatuh, dan Temesi.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan edukasi kepada para peternak agar tidak menjual ternak yang sakit atau menunjukkan gejala penyakit.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas daging yang beredar di pasaran, sekaligus mengantisipasi gangguan pasokan yang dapat memicu kenaikan harga menjelang hari raya.

"Kami mengingatkan peternak agar hanya menjual ternak yang sehat dan layak konsumsi. Ini penting untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga," tegas Dwitemaja.

Selain menyasar peternak, Distan Gianyar juga mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam membeli dan mengolah daging babi.

Warga diimbau membeli daging dari sumber terpercaya dan memastikan daging dimasak hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

Imbauan khusus juga disampaikan terkait tradisi mengonsumsi lawar plek saat Penampahan Galungan.

Masyarakat diminta menghindari konsumsi darah babi mentah karena berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved