Berita Bali
Sejak Pagi, Bali Alami Cuaca Ekstrem, Begini Penjelasan BMKG Wilayah III Denpasar
Bahkan hujan tersebut disertai dengan angin kencang atau sering dinamakan cuaca ekstrem, bahkan mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di Denpasar
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Sejak pagi sejumlah wilayah di Bali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi padahal saat ini masih dalam musim kemarau.
Bahkan hujan tersebut disertai dengan angin kencang atau sering dinamakan cuaca ekstrem, bahkan mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di Denpasar.
BMKG Wilayah III Denpasar menyampaikan pada saat musim kemarau tidak berarti tidak terjadi hujan sama sekali, peluang hujan masih tetap ada namun intensitasnya tidak seperti pada musim hujan.
"Penyebab kondisi cuaca beberapa hari terakhir di wilayah Bali terjadi hujan antara lain adalah kondisi suhu muka laut yang masih hangat dan memicu penguapan yang dapat menghasilkan awan-awan hujan di wilayah Bali," ungkap Prakirawan BMKG Wilayah III Denpasar, Luh Eka Arisanti, Senin 2 Agustus 2021 kepada tribunbali.com.
Baca juga: PERINGATAN Dini Cuaca Ekstrem di Indonesia 1 Agustus 2021, 22 Wilayah Berpotensi Terjadi Hujan Lebat
Ia menambahkan kondisi cuaca selama 3 hari ke depan diprediksi berawan dan hujan ringan - sedang secara tidak merata di Bali bagian barat, tengah, selatan dan timur.
Selain itu waspadai ketinggian gelombang laut mencapai 2 meter atau lebih di Laut Bali, Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok, Selat Alas dan Samudera Hindia Selatan Bali-NTB.(*)
Artikel lainnya di Berita Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-diambil-di-pantai-wilayah-kuta-utara-yang-diselimuti-awan-mendung.jpg)