Geng Yakuza Kembali Terlibat Baku Tembak, Polisi Temukan Beberap Peluru di TKP
Geng Yakuza Kembali Terlibat Baku Tembak, Polisi Temukan Beberap Peluru di TKP
TRIBUN-BALI.COM, TOKYO - Geng Yakuza (mafia Jepang) kembali terlibat aksi kriminalitas.
Mereka terlibat dalam peristiwa penembakan di daerah perumahan di Kobe Jepang, Kamis (5/8/2021).
Para pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
"Kejadian itu sekitar jam 10.30 pada tanggal 5 Agustus lalu," papar sumber Tribunnews.com, Sabtu (7/8/2021).
Di jalanan Mitsuishi, Kobe, Hyogo, ketika seorang pria meninggalkan rumahnya dan mencoba masuk ke dalam mobil, seseorang menembaknya dengan sesuatu seperti pistol dan menyebabkan cedera ringan pada pahanya.
Baca juga: Budiarsana Meninggal Kena Tebas di Bali, Buntut Penarikan Motor, Tak Terkait Ormas & Etnis Tertentu
Empat peluru ditemukan oleh kepolisian dalam penyelidikan di lokasi kejadian.
Menurut polisi, pria tersebut yang terluka dan ditembak dikatakan sebagai pemimpin dari Kobe Yamaguchi-gumi (67) sebuah geng yang ditunjuk sebagai geng khusus konflik tertentu.
Orang terdekat saksi mata yang menyaksikan adanya seseorang meninggalkan tempat kejadian, kabur dengan sepeda motornya.
"Saya melihat sepeda motor berjalan di dekat lokasi kejadian. Saya sangat terkesan dengan jaket cokelat yang dipakainya. Aneh, mengapa memakai jaket meskipun panas," kata seorang saksi.
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya ketua geng berperang di jalanan.
Baca juga: Polisi Amankan Dua Anggota Ormas saat Operasi PPKM Darurat, Polisi Temukan ini saat Penggeledahan
Pemimpin geng yang sama itu juga sempat diserang oleh anggota yakuza geng lain menggunakan pisau dapur pada tahun 2019 di jalanan Chuo-ku.
Dia terluka parah, dan dua anggota Yamaguchi-gumi telah dijatuhi hukuman penjara.
Polisi sedang mencari keberadaan pria yang melarikan diri, yang dicurigai sebagai konflik antar gangster yakuza.
Akibat kasus tersebut kini polisi mendirikan markas antisipasi perang antar geng dengan 80 anggota tim polisi khusus terlibat di dalamnya.
Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang.
Artikel terkait telah tayang di Tribunnews dengan judul Penembakan Antar Geng Yakuza Jepang Terjadi Lagi, Polisi Temukan 4 Peluru di TKP
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/geng-yakuza.jpg)