Australia
Perempuan Timur Indonesia Maju Pilkada di Darwin Australia, Miris Lihat Kaum Minoritas
Perempuan Timur Indonesia Maju Pilkada di Darwin Australia, Miris Lihat Kaum Minoritas
TRIBUN-BALI.COM, KUPANG - Wanita asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) ikut dalam pemilihan Walikota Darwin, sebuah negara bagian di Australia.
Dialah Amye Un (60), keinginannya maju dalam percaturan politik di Australia karena merasa miris melihat kaum minoritas di sana.
Selain itu, dia ingin membereskan aksi kriminalitas di kota tersebut yang kian meresahkan.
Dikutip dari Kompas.com, Kamis (12/8/2021), Amye mengaku siap memenangkan pemilihan di Kota yang berbatasan laut dengan wilayah NTT itu.
Baca juga: Pemilu 21 Februari 2024 Dilanjutkan Pilkada Bulan November Tahun yang Sama
"Kami ada enam calon yang akan bertarung dalam pemilihan Wali Kota Darwin, dan saya satu-satunya yang maju melalui jalur independen," kata Amye.
Menikah dengan pria Australia
Perempuan lulusan salah satu SMK di Kota Kupang itu mengaku, sudah menjadi warga negara Australia sejak tahun 1998 silam, setelah menikah dengan pria asal Australia.
Menurut Amye, dia maju sebagai calon wali kota, setelah mendapat dukungan dari masyarakat setempat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah.
Selain mendapat banyak dukungan dari arus bawah, Amye menyebut hal itu sebagai kesempatan. Apalagi di wilayah itu kata dia, sangat menjunjung tinggi demokrasi.
Baca juga: Pemilu 21 Februari 2024 Dilanjutkan Pilkada Bulan November Tahun yang Sama
Alasan pilih jalur independen
Dia memilih jalur independen, karena tidak ingin terikat dengan partai politik mana pun.
"Kalau di partai kita tidak bisa menyampaikan aspirasi masyarakat dengan baik. Protes dari masyarakat, kalau melalui partai politik, tidak seluruhnya disampaikan ke Parlemen. Kalau independen kita bisa sampaikan apa saja yang diinginkan rakyat," kata Amye.
Amye mengatakan, selama ini banyak aspirasi masyarakat yang tidak pernah ditanggapi pemerintah sehingga, melalui jalur independen, dia akan siap memperjuangkan.
Janji selesaikan berbagai persoalan
Dengan moto "Is giving her promise to care", Amye yang membuka usaha kuliner di Darwin, sudah tahu persis sejumlah persoalan besar yang selama ini tidak pernah diselesaikan oleh pemerintah saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/amye-un-walikota-darwin.jpg)