Berita Badung

Terkait Wacana Pembangunan Pabrik Oksigen di Badung, Bappeda Akui Belum Ada Perintah dari Bupati

Pasalnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat mengakui belum mendapat perintah untuk melaksanakan pembangunan tersebut

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pembangunan pabrik oksigen yang dicanangkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sepertinya akan wacana saja.

Pasalnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat mengakui belum mendapat perintah untuk melaksanakan pembangunan tersebut.

Bahkan pembanguan pabrik oksigen di Badung ternyata belum mendapat kajian dari Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Badung, wacana yang prestisius tersebut baru sebatas ide.

Bahkan kajian mendalam terkait konsep bangunan atau anggaran atau pun luas lahan yang akan dibutuhkan belum dibahas.

Baca juga: Suasana di Pantai Batu Belig Badung saat Penerapan PPKM Level 4, Spot Sunset yang Kini Sunyi

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Badung, Made Wira Dharmajaya yang dihubungi, Kamis 12 Agustus 2021 mengatakan,  untuk wacana pembangunan pabrik oksigen pihaknya belum ada diperintahkan dari pimpinan dalam melakukan kajian.

"Mungkin itu di organisasi perangkat daerah terkait yang melakukan kajian. Coba ditanyakan dulu ke Dinas Kesehatan, biasanya dari OPD terkait baru nanti ke kita dalam pengkajian anggaran," ujarnya singkat.

Sementara dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr. Nyoman Gunarta mengatakan,  terkait wacana bupati untuk membangun pabrik oksigen di Kabupaten Badung hal itu masih melakukan kajian.

"Supaya kami tidak salah nanti kita lakukan kajian dulu," ujarnya.

Kajian dilakukan agar nanti tepat penggunaan serta pemanfaatan pabrik tersebut.

Sementara pihaknya mengaku melakukan kajian terlebih dahulu terkait dengan  luas lahan, pabrik atau hal yang lain yang dimaksud.

"Tapi yang jelas kalau dalam waktu dekat ini belum bisa dilaksanakan kalau pembangunan pabrik," katanya.

Kendati demikian pihaknya tidak mau membahas lebih jauh terkait pembangunan tersebut, mengingat masih dalam kajian.

Sebelumnya  Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta berencana membangun pabrik oksigen untuk memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit maupun puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Badung. Bahkan pabrik itu rencananya dibangun di RSD Mangusada.

Rencana ini muncul lantaran tingginya penggunaan oksigen sampai Samator sebagai penyuplai oksigen kewalahan memenuhi permintaan rumah sakit di gumi keris termasuk rumah sakit di Bali.

Baca juga: Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah KUA PPAS 2022

Akibatnya, stok oksigen sering habis yang membuat rumah sakit kelimpungan saat menangani pasien Covid-19.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved