Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Periode Januari - Agustus 2021, Sebanyak 70 Kasus Kebakaran Terjadi di Kota Denpasar

Kejadian kebakaran paling banyak terjadi pada bulan Mei 2021 sebanyak 15 kasus dalam sebulan, bulan Maret 2021 sebanyak 13 kasus dan Juni sebanyak 11

Tayang:
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Peristiwa kebakaran di Jalan Pulau Belitung, Pedungan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Sabtu 14 Agustus 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sepanjang bulan Januari hingga bulan Agustus 2021 terjadi sebanyak 70 kejadian musibah bencana kebakaran di Kota Denpasar, Bali.

Data ini dipaparkan oleh Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Ardy Ganggas saat dikonfirmasi Tribun Bali, Sabtu 14 Agustus 2021.

"Laporan rekap kejadian kebakaran dari bulan Januari 2021 sampai dengan Agustus 2021 total ada 70 kejadian kebakaran," kata Ardy.

Kejadian kebakaran paling banyak terjadi pada bulan Mei 2021 sebanyak 15 kasus dalam sebulan, bulan Maret 2021 sebanyak 13 kasus dan Juni sebanyak 11 kasus.

Baca juga: Kebakaran Toko Meubel di Denpasar, Kerugian Capai Rp100 Juta, Saksi: Anak Kecil Teriak-Teriak

Ardy mengatakan, beberapa indikasi peningkatan kebakaran diantaranya human error, seperti menggunakan alat-alat tidak berstandar SNI.

"Sering kali mempergunakan alat-alat  yang tidak berstandar SNI. Tentu kapasitas tidak mampu apabila banyak cok/hub. Kemudian alat-alat tersebut berdekatan dengan sarana yang sensitif/mudah terbakar," sebutnya.

"Ada juga kelupaan mematikan kompor. Penyalaan sendiri karena kondisi panas, ada bahan dan oksigen. Bisa terjadi di rumah maupun di luar seperti sampah, ilalang," ujarnya

Lanjutnya, membakar sampah juga bisa menyebabkan kebakaran apabila lupa dimatikan atau tertiup angin bara api.

Ardy menambahkan, bahwa dari pihak BPBD upaya yang dilakukan untuk antisipasi adalah melakukan simulasi penanganan bencana kebakaran melalui pelatihan secara berkala.

"Simulasi atau pelatihan orientasi kepada ibu-ibu dan anak-anak karena sering berada di rumah," tutur dia.

Dengan pelatihan penanganan bencana kebakaran maka dapat paham bagaimana meminimalisir bencana kebakaran.

Selain itu, dapat segera menghubungi BPBD Denpasar atau Damkar ketika terjadi kebakaran di nomor telepon 112 / 0361 223333.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Denpasar Ida Bagus Joni Ariwibawa mengimbau masyarakat untuk memperhatikan sejumlah hal untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran, terlebih pada saat musim kemarau.

"Pertama-tama saat musim kemarau, jangan membakar sampah sembarangan. Kedua, ketika menyalakan kompor/memasak, jangan ditinggal dan harus terus diawasi," kata Joni.

Baca juga: Ruang Makan Karyawan Terbakar, Kebakaran Kedua di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur

"Kemudian ketiga, pemasangan stop kontak dan jaringan listrik agar dilakukan oleh ahlinya.

Di samping itu setiap rumah hendaknya selalu siap sedia APAR (Alat Pemadam Api Ringan) untuk berjaga-jaga ketika ada kebakaran," pesannya. (*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved