Berita Denpasar

Ruang Makan Karyawan Terbakar, Kebakaran Kedua di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur

Ruangan tempat makan karyawan di Hotel Grand Inna Bali Beach Jalan Hang Tuah Sanur, Denpasar, terbakar

Dok. Polsek Denpasar Selatan
Terlihat ruangan makan karyawan Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar yang terbakar pada Rabu 11 Agustus 2021 pagi - Ruang Makan Karyawan Terbakar, Kebakaran Kedua di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Ruangan tempat makan karyawan di Hotel Grand Inna Bali Beach Jalan Hang Tuah Sanur, Denpasar, terbakar, Rabu 11 Agustus 2021, sekitar pukul 09.30 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pihak hotel mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta.

Ini merupakan kejadian kedua di hotel tersebut karena beberapa waktu lalu terjadi kebakaran di ruangan laundry.

Menurut keterangan saksi I Gusti Ngurah Astika, ia yang saat itu melintasi ruangan makan karyawan melihat ada kepulan asap.

Baca juga: Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah, Art Shop Ika Collections di Kuta Badung Ludes Terbakar

Mengetahui hal tersebut, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran hotel dan karyawan lainnya.

Selanjutnya mereka melakukan pemadaman api menggunakan alat fire hydrant yang disediakan di masing-masing tempat yang ada di hotel.

Beruntung api dapat dipadamkan oleh karyawan dan petugas Hotel Grand Inna Bali Beach.

"Untuk penyebab terjadinya kebakaran, diduga karena arus pendek listrik pada stop kontak AC portable yang berada di ruang makan," tambahnya.

Humas Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur, Ida Ayu Dewi Aprianti mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.

"Diketahui sekitar jam 10 pagi karena karyawan kami yang mengetahui koridor tersebut. Dan karena ruangan tertutup dan dilihat ada asap jadi langsung menginformasikan ke seluruh jajaran. Kita punya tim fire bridge. Jadi satu suara terdengar, semua tim langsung sigap memadamkan api," kata Dewi.

Dan setelah api sudah bisa dipadamkan pihaknya meminta bantuan dari Damkar Kota Denpasar untuk melakukan pengecekan kembali.

Dan ternyata ditemukan portabel yang berada di ruangan makan karyawan penyebabnya.

Saat ini masih dilakukan proses pembersihan dalam ruangan tersebut.

"Setiap ruangan sudah disiapkan fire hydrant. Begitu juga alat pemadam kebakaran lainnya di setiap koridor ada. Api bisa dipadamkan dengan cepat karena kesigapan tim dan juga bantuan dari Damkar Kota Denpasar. Astungkara karyawan tidak ada yang terluka hanya terkena asap yang hitam-hitam," tutupnya.

Baca juga: Lahan Kosong Milik Dokter di Denpasar Terbakar, 4 Unit BW BPBD Kota Denpasar Dikerahkan

Salah satu anggota pemadam kebakaran Kota Denpasar, Kadek Satryawan mengatakan diduga kebakaran karena kabel dibelakang AC mengalami korslet hingga mengeluarkan api.

"AC berdiri dan belakangnya ada kabel. Terus itu korslet. Di sanalah sumber apinya. Yang terbakar ruangan makan untuk karyawan dan posisinya di lantai paling bawah lantai satu," katanya.

Untuk memastikan kondisi sudah kondusif, Damkar Kota Denpasar mengerahkan tiga personelnya untuk melakukan pengecekan kembali ke lokasi kebakaran.

Kerugian dari musibah kebakaran tersebut ditaksir Rp 5 juta. (sar/riz).

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved