Breaking News:

Sandiaga Uno Pastikan Gerak Cepat Pulihkan Industri Perhotelan dan Restoran Terdampak PPKM

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, memastikan akan bergerak cepat memulihkan industri perhotelan dan restoran

Biro Komunikasi Kemenparekraf
Sandiaga Uno Pastikan Gerak Cepat Pulihkan Industri Perhotelan dan Restoran Terdampak PPKM 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, memastikan akan bergerak cepat memulihkan industri perhotelan dan restoran sebagai bagian penting sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Hal tersebut disampaikannya dalam 'Rapat Koordinasi dengan Stakeholder Terkait Stimulus & Relaksasi' yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), secara virtual pada Kamis 12 Agustus 2021.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, bahwa kondisi perhotelan dan restoran sejak diberlakukannya PPKM darurat sangat memprihatinkan.

"Ini satu hal yang tentunya sangat menjadi pusat perhatian kami, dan kami prihatin, kami Kemenparekraf akan bergerak cepat," ujar Menparekraf Sandiaga.

Baca juga: PHRI Badung Ungkap Wisatawan Domestik Sempat Menggeliat Sebelum Diterapkannya PPKM Darurat

Sandiaga mengatakan, siap membantu PHRI dalam memulihkan industri perhotelan dan restoran, agar pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif tidak kembali mengibarkan bendera putih sebagai tanda simbol ketidaksanggupan menjalankan usahanya akibat pandemi Covid-19.

"Jadi lebih baik bendera putih itu berubah jadi bendera merah putih. Kita akan gerak cepat, dan berkolaborasi, sehingga kita bisa bangkit di saat sulit," ungkap Sandiaga.

Dalam rapat koordinasi, Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Staf Ahli Menparekraf Bidang Manajemen Krisis Henky Manurung, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Fadjar Hutomo.

Turut hadir juga, Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Indah Anggoro Putri.

Serta Direktur Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3 KLHK Sinta Saptarina Soemiarno, Direktur Pengawasan Bank 2 OJK Dian Danarsito, Staf Ahli Kemenkeu Yon Arsal Sahli, Asisten Deputi Akses Permodalan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Suparman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved