Berita Bangli
9 Jenazah Masih Dititipkan di RSU Bangli, Tujuh Diantaranya Terpapar Covid-19
Dari sembilan jenazah tersebut, tujuh diantaranya merupakan pasien covid-19. Sementara dua orang lainnya, merupakan pasien non covid
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Ketersediaan kamar jenazah di RSU Bangli hingga kini belum mengalami penurunan yang signifikan.
Dari data yang dihimpun, diketahui ada sembilan jenazah yang masih dititip.
Sementara kapasitas ruangan hanya cukup menampung hingga 11 jenazah.
Dari sembilan jenazah tersebut, tujuh diantaranya merupakan pasien covid-19. Sementara dua orang lainnya, merupakan pasien non covid.
Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 Bertambah 136 Dalam Dua Hari di Bangli
Wadir Pelayanan RSU Bangli, Ni Wayan Ari Susanti mengatakan, untuk penitipan jenazah pasien non covid-19 tidak ditentukan berapa lamanya. Sedangkan untuk pasien covid-19, maksimal hanya 2x24 jam.
“Pasien terkonfirmasi positif covid-19, diharapkan sesegera mungkin dikubur atau dikremasi, paling lambat 2x24 jam sesuai dengan aturannya. Upaya ini untuk mencegah penyebaran virus,” jelas dia, Minggu 15 Agustus 2021.
Berdasarkan pengalamannya, selama ini masyarakat yang menitipkan jenazah di RSU Bangli tidak lebih dari 2 hari. Khususnya bagi yang memiliki keluarga meninggal dengan positif covid-19.
“Biasanya setiap ada kematian pasti dititip. Pihak keluarga nantinya akan menghubungi tim penanganan jenazah di RSU Bangli apakah akan dikubur atau dikremasi.
Tim dari RSU selanjutnya menghubungi BPBD yang bertugas dalam penanganan jenazah di Satgas Covid-19 Bangli, untuk berkoordinasi mengantar jenazah,” jelasnya.
Sedangkan bagi jenazah pasien non Covid, Ari mengatakan walaupun tidak ada batasan waktu penitipan, pihak keluarga biasanya tidak akan menitip jenazah terlalu lama apabila sudah menemukan hari baik, ataupun tidak ada hambatan di desa adat.
Sementara itu, Kasus kematian dengan positif covid-19 di Bangli kembali mengalami peningkatan.
Berdasarkan data dua hari terakhir, diketahui empat orang meninggal dengan positif covid-19.
Humas Satgas Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan, tiga kasus kematian diketahui pada hari Sabtu (14/8/2021). Sedangkan satu kasus kematian pada hari Minggu (15/8/2021).
Dengan penambahan empat kasus tersebut, secara akumulasi jumlah kasus kematian di Bangli tercatat sebanyak 165 orang.
Sementara penambahan kasus aktif covid-19 di Bangli, Dirgayusa menyebut dalam dua hari terakhir bertambah sebanyak 162 kasus.
Baca juga: Satgas Covid-19 Bangli Siapkan Aplikasi Data Isolasi Desa, Pengerjaan Telah Mencapai 90 Persen
102 kasus tercatat pada hari Sabtu (14/8/2021), dan 60 kasus pada hari Minggu (15/8/2021).
“Dari penambahan kasus tersebut, total kasus covid-19 di Bangli tercatat sebanyak 4.017 kasus,” tandasnya. (*)
Artikel lainnya di Berita Bangli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-di-rsu-bangli-minggu-158gfdhjk.jpg)