Berita Badung

Putranya Lolos Sebagai Paskibraka Nasional Mewakili Bali, I Made Suarsa: Ada Kebanggaan Tersendiri

Dirinya mengatakan anaknya yang bernama I Made Wahyu Surya Prayoga itu ikut paskibraka dari ekstrakurikuler yang diikuti di sekolahnya

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
I Made Suarsa ayah anggota paskibraka Badung yang lolos ke nasional pada tahun 2021 saat ditemui Minggu 15 Agustus 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - I Made Suarsa mengaku sangat bangga karena anaknya bisa lolos menjadi wakil Bali ke Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2021.

Dirinya mengatakan anaknya yang bernama I Made Wahyu Surya Prayoga itu ikut paskibraka dari ekstrakurikuler yang diikuti di sekolahnya.

"Memang ada kebanggaan tersendiri, karena anak bisa sampai lolos ke tingkat nasional," ujarnya saat ditemui Tribun Bali pada Minggu 15 Agustus 2021.

Dikatakan, untuk melangkah hingga lolos ke nasional, anaknya tersebut tidak memiliki persiapan apapun.

Baca juga: Valentina Jadi Perwakilan Bali di Paskibraka Nasional, Birawan: Kami Sekeluarga Sangat Berbangga

Hanya saja setelah lolos baru melakukan latihan fisik dengan olahraga rutin.

"Setelah lolos Wahyu biasanya latihan fisik dengan olahraga lari minimal 5 km. Selain olahraga sendiri dia juga rutin dipanggil pelatihnya untuk latihan di Puspem maupun Gor Mengwi, Badung," ucapnya.

Suarsa mengaku, anaknya tersebut juga tidak menyangka bisa lolos hingga tingkat nasional.

Bahkan secara bertahap, seleksi terus diikuti dari tingkat Kabupaten, Provinsi hingga lolos ke nasional.

Kendati demikian saat ini, dirinya tidak bisa berkomunikasi dengan anaknya tersebut.

Pasalnya paskibraka yang lolos kini masih dalam karantina dan fokus untuk latihan.

"Terakhir saya komunikasi pada 28 Juli 2021 lalu. Setelah itu sudah tidak bisa dihubungi, karena HP diambil dan fokus latihan. Sempat juga anak saya berpesan itu," akunya.

Kendati demikian, pihaknya berharap anaknya tersebut bisa melaksanakan tugas paskibraka dengan baik.

Bahkan selaku orang tua iya dan istrinya Ayu Nyoman Suwitri akan selalu mendoakan dan men-support dari jauh.

"Jujur, karena tidak bisa komunikasi, kangen juga. Namun saya tetap berdoa agar dia (Wahyu -red) bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik," tungkasnya.

Baca juga: Jumlah Paskibraka HUT Kemerdekaan RI ke-76 di Buleleng Adalah 10 Orang, Jalani Latihan 2 Minggu

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved